-
-
Masjidil Haram
Hati gue bedesir kencang ketika masuk ke masjid ini. Gue udah nggak sabar mau lihat Ka’bah, mau merasakan shalat langsung di depan Ka’bah. Dan gue nggak bisa berkata-kata apapun ketika melihat bangunan yang…
-
-
Beda Bangsa, Beda Cara, Beda Busana
Mekkah dan Madinah memang tempat berkumpulnya semua bangsa. Uniknya, selain lewat wajah, bangsa yang satu dengan bangsa yang lain bisa dikenali lewat lagak dan gaya berbusananya. Tapi walaupun beda bangsa dan beda budaya,…
-
Beda Bangsa, Beda Cara, Beda Busana Sholatnya
Mekkah dan Madinah memang tempat berkumpulnya semua bangsa. Uniknya, selain lewat wajah, bangsa yang satu dengan bangsa yang lain bisa dikenali lewat lagak dan gaya berbusananya. Tapi walaupun beda bangsa dan beda budaya,…
-
Wanita Iran
Area untuk wanita di masjidil haram lebih kecil dibanding laki-laki, sehingga banyak banget wanita yang mesti berebutan tempat. Para wanita Iran, yang susah diatur, jadi momok buat jamaah lainnya. Karena tempat kecil, mereka…
-
Sholat di Atas Lebih Nikmat
Awalnya, gue dan keluarga selalu shalat di lantai bawah. Tapi penuhnya minta ampun. Telat sedikit datengnya, sudah pasti tak ada ruang yang tersisa. Nah, dua hari sebelum pulang, gue iseng-iseng naik ke lantai…
-
Es Krim Hilton
Di bawah hotel Hilton, nggak jauh dari Masjid Haram, banyak banget toko-toko yang menjual makanan Arab. Yang paling laku adalah es krim. Yup, gue udah niat banget makan es krim sejak tiba di…
-
Berlomba Mencari Pahala di Tanah Haram
Seorang bapak tua nongkrong di deretan tong zam-zam. Awalnya gue bingung, ngapain juga dia ada di situ dari tadi. Ternyata, dia memang sengaja berdiam diri di situ supaya bisa mengambilkan air zam-zam untuk…
-
Bangga Jadi Orang Indonesia
“Where are you came from?” tanya sepasang manusia dari Palestina yang saya temui di bus dalam perjalanan ke Miqot Tan’im. “Indonesia,” jawab saya dan adik-adik saya serempak. “Oh, Indonesia…Indonesia. Jazakallah…jazakallah,” ucap mereka berulang-ulang.…