Umrah

Di miqot tadi, para jamaah disunnahkan shalat umrah 2 rakaat, lalu mengucap niat umrah. Dan sudah mesti berpakaian ihram. Kalau cewe pakaian ihramnya menutup aurat (kecuali telapak tangan dan muka), yang cowo pake baju ihram yang cuma terdiri dari 2 buah kain tak berjait. Agak ribet emang bagi cowo.

Setelah niat umrah, segala pantangan dalam ihram nggak boleh dilaksanakan. Pantangannya antara lain pake wangi-wangian, membuka baju ihram, mencukur rambut, membunuh binatang, dan menikah. Pantangan ini mesti dijabanin hingga semua rukun umrah dilakukan. Rukun umrah cuma ada 4, yakni niat, tawaf, sa’i dan menggunting rambut (tahallul). Nah, kalau udah tahallul, itu artinya umrah udah selesai.

Umrah boleh dilakukan berulang-ulang. Artinya, selama mampu, gue bisa aja melakukan umrah berapa kali pun yang gue mau. Caranya, ya ke miqot dulu, terus lakukan hal yang sama kayak tadi. Selama 4 hari berada di sana, gue hanya mampu melaksanakan 4 umrah plus 1 kali tawaf wada’. Berat soalnya..

Advertisements

Author: rahma

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s