Pakai Guide

Karena kunjungan ke Turki merupakan paket Umrah, gue terpaksa pake guide. Enak sih, tinggal duduk manis. Tapi, lebih banyak ga enaknya. Waktu terjadwal, mesti ikutin dia maunya apa. Ditambah lagi, guide gue doyaaan banget cerita. Awalnya sih gue seneng menyimak omongannya, tapi lama kelamaan, gue lebih memilih buat moto-moto aja ketimbang dengerin suara cemprengnya dia.

Karena pake guide, gue nggak ngeh posisi tiap objek yang gue datengin. Untunglah, sehabis pulang dari Umrah gue sempet transit lagi di Istanbul, jadi bisa jalan-jalan sendiri, mengeksplor Istanbul walaupun cuma sebentar aja. Dan…setelah jalan-jalan sendiri, barulah gue tahu kalo ternyata semua objek yang gue datengin kemaren-kemaren itu, letaknya berdeketan. Oalaah..

Advertisements

Author: rahma

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s