Film Temen Kondangan: “Datang Ga Ya ke Nikahan Mantan?”

Setelah diajak menonton film kartun Titus Mystery of Enygma bulan lalu, saya bersama Indonesia Social Blogpreneur (ISB) kembali diundang MNC Pictures untuk menonton film teranyar mereka. Film yang diberi judul “Temen Kondangan” ini merupakan sebuah film bergenre komedi yang dibintangi oleh duo artis peraih piala Citra Prisila Nasution dan Gading Marten, Samuel Rizal, Kevin Julio, Yeslin Wang, dan Olivia Jansen.

Inti cerita film ini deket banget dengan kehidupan sehari-hari orang Indonesia. Jleb lucu gitu deh ceritanya. Bikin saya ketawa ngakak sepanjang film.


20191231_172151-1
Sumber: kompas.com

Begini ceritanya *tenang, saya ga spoiler kok…

Ada seorang selebgram bernama Putri (diperankan oleh Prisia Nasution), yang memiliki kekasih bernama Dheni (Samuel Rizal). Hubungan mereka putus dan mereka pun akhirnya sepakat berpisah dan menikmati kehidupannya masing-masing.

Tiga tahun kemudian, Putri menerima surat undangan pernikahan dari Dheni dan Fitri (Olivia Jansen). Undangan ini membuat Putri galau: apakah dia mesti datang memenuhi undangan dari sang mantan atau enggak. Akhirnya, Putri memutuskan untuk datang ke pernikahan itu untuk menunjukkan bahwa dirinya sudah seratus persen move on dari Dheni.

Keputusan Putri buat datang ini juga karena  tantangan dari temen-temannya dan para followersnya. Maklum, si Putri ini selebgram yang mikirin banget perkataan follower dan nitizen.

Tapi enggak hanya itu, mereka juga mensyaratkan supaya Putri enggak datang sendirian, namun mesti bersama seorang teman laki-laki, sehingga Putri keliatan sudah punya kekasih baru.

Demi memenuhi tantangan itu dan supaya terlihat sudah move on dari Dheni, Putri mengajak tiga orang laki-laki yang berbeda. Awalnya Putri  mengajak bosnya yang bernama Galih (Gading Marten), namin karena ia merasa si bos hanya bercanda soal datang ke kondangan, ia mengiyakan anjuran Sari, asisten pribadinya, untuk mengajak Juna (Kevin Julio), cowok playboy yang doyan banget datang ke kondangan demi makan gratis.

Tapi, hingga H-1 si Juna ini sulit dihubungi. Akhirnya Putri mengajak teman SMAnya  yaitu Yusuf (Reza Nangin), yang sedang membangun karir bersama band-nya dan tak sengaja bertemu Putri di sebuah cafe. 

Putri berharap salah satu dari rekan lelaki yang diajaknya itu bisa menemaninya menghadiri pesta pernikahan Dheni di Bandung. Namun tanpa disangka, bencana besar justru menghampirinya: mereka bertiga bisa datang ke acara pernikahan di waktu yang bersamaan. Dan masing-masing ternyata punya agenda tersembunyi. Dari sini lah konflik menghampiri Putri hingga akhirnya keributan dan kekacauan terjadi di pernikahan Dheni dan Fitri.

temen kondangan
Salah satu scene di film Temen Kondangan. Sumber: MNC Picture

Film Temen Kondangan yang bergenre komedi ini disutradarai Iip Sariful Hanan Film dan naskahnya sendiri ditulis oleh Fauzan Indra Adisoko serta Rino Sarjonoini. Film ini terinspirasi dari sejumlah kisah yang terjadi di dunia nyata masa kini, ataupun kegaduhan yang kerap berlangsung di dunia maya tentang penting atau enggaknya hadir ke pesta pernikahan dengan bersama teman atau pasangan.

Di masyarakat Indonesia, apalagi kalangan nitizen, emang kerap muncul perbedaan pendapat soal penting atau nggaknya membawa teman atau pasangan ke undangan pesta pernikahan. Sampai sekarang, single fighter macam saya pun mengalaminya. Kalau nggak bawa, rasanya sendirian gitu saat kondangan karena yang lainnya sibuk bersama pasangannya. Alhasil, kalau akan kondangan, saya mesti sibuk sana-sini, “membooking” sepupu saya untuk menemani kondangan. Untung pada mau diajak.

Selain soal kebiasaan datang ke kondangan mesti bawa pasangan, banyak adegan lain yang memang relate banget dengan kehidupan orang Indonesia zaman now. Seperti Putri yang panik saat followernya turun dan sibuk live IG di manapun berada. Atau kedua orang tua Dheni dan Fitri yang memaksakan pernikahan megah demi gengsi. Atau juga soal Juna, si wedding crasher, yang datang ke setiap pesta kawinan cuma buat makan.

Walaupun akhir ceritanya agak mengambang, tapi film Temen Kondangan ini mampu bikin saya auto ngakak terus menerus berkat kelakuan dari para lelaki yang datang bareng Putri. 

IMG_20200124_180321
Para pemain film Temen Kondangan

Apalagi, akting para pemainnya natural banget. Selain para pemain muda, ada juga artis kawakan macam Izur Muchtar, Feby Vebiola, Diah Permatasari, dan Pierre Grunno. Prisia Nasution, yang baru kali ini tampil di film komedi, juga bermain cukup bagus, dengan logat Sundanya walaupun kata temen saya yang asli Sunda, ada beberapa kata yang “meleset”.

Yang mau tau bagaimana Putri mengatasi konfliknya dan lelaki mana yang akan dipilih Putri serta apa saja kekacauan yang timbul di pernikahan Dheni, jangan lupa buat nonton Film Temen Kondangan di bioskop mulai 30 Januari 2020. Tapi ingat, katanya “jangan datang sendirian”!

PS: abis nonton ini, kok saya jadi nyanyiin lagu “ular berbisa” mulu ya…  Ter-ratjuni lagu ini saya sepertinya.

Author: rahma ahmad

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis dan editor di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

2 thoughts

  1. Wah, ga kebayang deh dateng ke undangan pernikahan mantan gimana rasanya wkwkwkwk 😀 Pasti ada sedihnya dong ya…ada kocaknya juga. Si Yusuf ini ternyata udah suka sama Putri sejak SMU pantesan aja mau kali hihihi…. Ah jadi kepengen nonton nih. Siapin popcorn dan minumannya biar makin seru.

    Like

Kalau ada pertanyaan atau tanggapan, silakan komen di bawah ini yaa...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s