Toko Barang Mantan, Saat Kenangan Bisa Jadi Dagangan

maxresdefault

Setelah film Titus dan Temen Kondangan, MNC Pictures kembali meluncurkan film terbaru mereka yang berjudul “Toko Barang Mantan”. Saya alhamdulillah diajak nonton premier film ini tanggal 11 Februari lalu, bareng teman-teman dari Indonesia Social Blogpreuner .

Film bergenre komedi romantis yang disutradarai  Viva Westi ini menampilkan aktor serbabisa favorit saya, Reza Rahadian, yang kali ini beradu akting dengan Marsha Timothy. Ini pertama kalinya mereka beradu di film layar lebar, lho.

Selain Reza dan Marshan, ada juga  Dea Panendra, Iedil Putra, Roy Marten, Widi Mulia, Birgitta Cynthia,  Fendy Chow, Syifa Hadju, dan sederet pemain lainnya.


Gini sinopsisnya. Tenang, saya ga spoiler, kok…

Ceritanya tentang seorang pria bernama Tristan yang diperankan Reza Rahadian. Reza ini mahasiswa abadi jurusan hukum yang kuliahnya nggak selesai-selesai. Bukannya fokus menyelesaikan kuliah, Tristan malah asyik  mengurus bisnis kecil-kecilannya, yakni Toko Barang Mantan yang didirikan Tristan bareng kedua rekannya, Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra). 

Toko Barang Mantan ini membeli dan menjual barang-barang milik mantan. “Daripada ga move-on dari mantan, lebih baik barangnya dijual dan dapat duit, kan”. Begitu moto toko ini. Uniknya, penjual barang-barang di toko ini bukan hanya menjual barangnya, tapi juga sering curhat ke Trsitan, Amel, dan Rio soal mantan-mantan mereka. Alhasil, barang yang dijual di sini jadi unik karena punya sejarah yang berbeda-beda.

Suatu hari, Laras yang diperankan oleh Marsha Timothy, datang ke toko Trsitan. Konon, si Laras ini adalah mantan terindah Tristan, yang waktu zaman kuliah dikenal sebagai playboy yang doyan gonta-ganti pacar. Laras datang untuk memberi undangan pernikahannya dengan Nico. Setelah pertemuan itu, Tristan jadi flashback kisah cintanya dengan Laras. Dan dari situlah muncul konflik-konflik lucu nan romantis di film ini.

IMG_20200211_140340~2


Awalnya saya fikir saya ga akan suka film ini karena saya ga suka nonton film cinta-cintaan. Banget. Saya tertarik diajak nonton film Toko Barang Mantan karena ada Reza Rahardian sebagai pemain utamanya. Jaminan mutu kalau dia yang main mah. Saya nonton semua film dia (yang bukan bergenre drama tentunya). Tapi ternyata, film ini bukan film cinta-cintaan yang melankolis. Film Toko Barang Mantan ini adalah film komedi romantis yang menghibur banget. Ceritanya simpel, dan walaupun sarat makna, gampang banget dicerna dan dinikmati. Beberapa adegan malah bikin saya ketawa ngakak, walaupun ada sebagian adegan yang bikin kesel, sebel, dan gemes juga. (Terutama dengan tokoh Laras yang ga jelas apa maunya).

Setting toko dan suasana sekitarnya instagramable dan homey banget. Bikin saya mikir, kalau ini toko beneran ada, saya akan langsung meluncur ke sana. Sampai detik ini, saya masih berusaha mencari tahu di mana lokasi syuting mereka lho…

Tapi yang paling favorit buat saya adalah scene saat para pemilik barang menjual barang-barang dari mantan mereka dan curhat soal barangnya. Lucu-lucu karakternya, dari yang ngegemesin sampai yang absurd. Mulai dari anak SMA yang masih labil, pasangan hits yang ga terpisahkan tapi mau putus, Om-om dendi yang mantannya segambreng, sampai ke tante-tante yang doyan ngeborong dagangan di sana. Semua karakternya unik, lucu, dan menarik.

Dan seperti yang sudah saya duga sebelum nonton film, para pemainnya tampak natural. Akting Reza pastinya tak perlu diragukan. Tapi berbeda dengan biasanya, kali ini rambutnya gondrong! Walau kadang-kadang rambut gondrongnya terlihat tak alami karena Reza kadang terlihat keberatan dengan wignya, tapi tertutup oleh akting ciamiknya yang berperan sebagai anak urakan yang bebas dan nggak mau dikekang.  Akting Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra) sebagai rekan kerja Reza juga patut diacungi jempol. Favorit!


Dibalik kelucuan dan ceritanya yang ringan, film ini sebenarnya punya makna dan pesan dalam. Misalnya saja, soal move-on dari mantan. Film ini mengingatkan apakah mantan memang harus dilupakan, diabaikan, atau malah diajak balikan. Film ini juga mengungkapkan secara tersurat soal bagaimana mengerti pasangan (yang sering nggak dipahami laki-laki), serta soal cara mengungkapkan dan menunjukkan kasih sayang ke pasangan, dan banyak hal lainnya.

Film ini, selain cocok buat yang masih belum bisa ngelupain mantannya, juga cocok buat mereka yang bingung kenapa pasangannya sering ngambek.

Film ini akan tayang serentak di bioksop mulai tanggal 20 februari 2020. Buat yang jomblo kayak saya, jangan khawatir. Film ini juga masih cocok buat kita kok. Ajak aja mantannya. #eh

Biar makin penasaran, nih saya kasih trailernya dulu.

 

 

 

 

Author: rahma ahmad

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis dan editor di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

Kalau ada pertanyaan atau tanggapan, silakan komen di bawah ini yaa...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s