Trik Menyebrang di Hanoi

Dulu Hanoi terkenal sebagai kota seribu sepeda. Ke mana-mana orang naik sepeda. Sekarang, Hanoi lebih tepat disebut sebagai kota seribu motor. Gilaa…motornya di mana-mana dan seenaknya banget. Ga ada aturan sama sekali di sana, semua bisa berjalan semaunya. Kalau di Jakarta kan aturan banyak tapi masyarakatnya nggak patuh, nah di sana ga ada aturan jadi ga ada yang mesti dipatuhi.

Menyebrang di sana butuh teknik tersendiri. Awalnya, gue sempet bingung gimana cara nyebrang di antara lautan motor yang suka ngebut itu. Lampu merah jarang banget, zebra cross pun tak ada. Ternyata kuncinya hanya satu : PD aja.  Nyebranglah dengan yakin, sambil tetep waspada tentunya. Kalau kita yakin, motor-motor pasti akan berhenti, tapi sebaliknyakalau terlihat ragu, mereka pun bisa ragu untuk menghentikan motornya. 

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s