Inilah Khaosan Road

Cinta pada pandangan pertama terhadap keramaian Khaosan membuat gue dkk bersemangat buat ke sana. So, sehabis mandi dan salat, gue langsung cabut ke tempat yang menurut mas FBI: “okeh banget deh”.

Khaosan terkenal sebagai surganya backpackers, karenanya tempat ini penuuh banget ama pedagang dan bule-bule. Di sini banyak banget hotel-hotel murah yang cocok buat kantong backpackers.

Di kiri kanan jalan berderet toko-toko souvenir berukuran nggak lebih dari 4×5 m2. Di depan toko souvenir itu, di trotoar, ada pedagang kaki lima yang pake tenda (mirip pedagang kaki lima di emperan blok-M). Pedagang kaki lima ini jual macem-macem: mulai dari kaos, tas, tato, sampe tiket bus. Di depan pedagang kaki lima itu, di badan jalan, ada lagi gerobak-gerobak makanan. Kebayang kan ramenya nih tempat, pedagangnya aja sampe berlapis-lapis kayak gitu.

Nah, kalo mo cari makanan murah dan enak (tapi belom tentu halal), carilah di gerobak-gerobak makanan tadi. Di situ ada bermacam-macam makanan cemilan. Ada aneka macam serangga goreng, daging-daging yang ditusuk-tusuk kayak sate, pad thai (makanan khas Thai yang terdiri atas bihun, mie, toge dan dikasi bumbu, terus digoreng hingga warnanya kecoklatan. Rasanya mirip ama isi lumpia rebus di depan ITB). Gue sendiri akhirnya membeli Mango Sticky Rice, ketan yang dikasi irisan mangga manis terus diguyur pake santen encer. Rasanya….top markotop!!

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s