Wat of The Dawn

Menyebrangi Chao Praya, gue menuju ke Wat Arun; Wat of The Dawn. Beberapa orang bilang, Wat ini bagusnya kalo dilihat dari jauh atau dilihat pas matahari terbenam. Ternyata bener banget, dari jauh Wat ini lebih menarik ketimbang dilihat dari deket.

Ditambah lagi, saat itu (lagi-lagi) hujan turun dengan derasnya, menyebabkan gue dkk harus berdiam diri di sebuah ceruk sempit, bersama mas-mas Thai yang senyum-senyum terus (padahal lagi kita omongin).

Kabarnya, wat ini arsitekturnya meniru Angkor Wat di Kamboja. Tapi, kok, dindingnya penuh dengan porselen China ya?

Advertisements

Author: rahma

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s