Persiapan Winter di Rusia

DSCF7902-01

Baju apa yang saya pakai saat musim dingin di Rusia?

Saat akan ke Rusia, saya sempat bingung baju musim dingin apa yang harus saya bawa. Ini bukan winter pertama saya, saya sudah beberapa kali mengalami winter. Namun ini kali pertama saya akan mengalami suhu hingga minus 10 derajat.

Ya, suhu Rusia, terutama Murmansk di musim dingin memang luar biasa. Apalagi nantinya saya akan berburu aurora di malam hari, dengan suhu yang sudah pasti luar biasa dingin.

Nah, inilah yang saya pakai selama musim dingin di Rusia.

1. Base Layer

Lapisan paling dalam (base layer saya) ada 3 lapis. Lapisan pertama adalah long john yang saya beli sudah lama sekali, sampai saya lupa di mana membelinya.

Lapisan kedua dan ketiga adalah Uniqlo Ultrawarm Heattech. Uniqlo ini punya tiga jenis heattech, dan yang paling hangat (tapi paling mahal) adalah Ultrawarm. Lapisan ini saya tukar-tukar. Kadang heatech saya pakai duluan baru long john.

By the way, long john dan ultrawarm heatech ini mesti ngepas banget dengan badan ya, supaya nggak ada angin yang menerobos masuk ke kulit.

2. Lapisan Luar

Setelah tiga lapis, saya pakai lapisan luar berupa sweater heatech uniqlo. Kadang saya pakai kaos saya yang agak tebal.

3. Jaket Winter

Jacket ini yang paling penting. Ga asal tebal. Saya bawa dua buah jaket, yang dua-duanya mengklaim tahan sampai -20 derajat celcius.

Yang pertama adalah jaket goosedown merek universal traveller, yang saya beli setaun lalu di Mitsui KL. Waktu itu harganya sedang diskon jadi sekitar sejuta, dari harga normal 3.5 juta. Mahal? Iya sih, cuma jaket ini seperti investasi. Lebih baik beli yang mahal sekalian tapi bisa dipake seumur hidup.

Jangan asal beli jaket goosedown, apalagi asal tebal. Karena ternyata, yang bagus itu adalah yang kandungan goosedown-nya cukup tinggi di atas 90 persen.

Merek yang cukup OK sebenarnya Colombia atau TNF. Tapi yaaa harganya, ga kuaaat…

Jaket yang satu lagi adalah jaket Mark and Spencer. Saya beli di PIM duluu dengan menggunakan voucher MAP hasil menang lomba dan ternyata masih bisa saya pakai hingga sekarang. Tapi ini nggak waterproof dan bukan goosedown. Cukup hangat untuk menghalau dingin di suhu minus 3, namun tidak sehangat jaket saya yang satunya.

Sebenernya, waktu awal Maret saya main ke Zara, saya nemu jaket winter waterproof yang harganya “cuma” sejuta. Tapiii…ukurannya cuma S dan M, yang jelas nggak muat di badan saya.

4. Celana Winter

Sama dengan atasan, untuk bawahan saya juga pakai lapisan. Yakni legging uniqlo extrawarm, long john, plus uniqloultrawarm legging. Awalnya saya cuma pakai dua lapis, tapi ternyata saya kedinginan. 

Nah untuk luaran, saya pakai jeans winter yang ada lapisan fleace di dalamnya. Saya beli di china, jepang atau korea gitu (lupa), tapi banyak juga kok di toko online. Saya bawa dua, karena ada yang warna hitam dan denim.

Di toko online ada yang jual celana winter yang luarnya dari bahan kulit. Ini waterproof, tapi saya ga suka, karena mengilap banget. Kayak mau nyanyi dangdut!

5. Kaos Kaki

Kaos kaki ini penting buat saya karena kalau telapak kaki dingin, langsung menjalar ke seluruh badan.

Saya pakai kaos kaki dua lapis. Saya bawa 7 kaos kaki, dua kaos kaki heattech uniqlo, satu kaos kaki Mark and Spencer, dua kaos kaki wool dari toko Djohan Manggadua, dan dua kaos kaki biasa. Yang uniqlo ga ngaruh sama sekali. Saran saya, lebih baik beli seperti yang saya beli di toko Djohan.

6. Sepatu Winter

Saya sempat mupeng dengan sepatu Timberland. Namun sepatu incaran saya itu harganya lumayan dan ga pernah diskon. Akhirnya saya menemukan sepatu  boot buatan Bandung , yakni Nokha. Saya pakai ini waktu ke Jepang dulu, dan saya coba lagi pakai ke Rusia ini. Ternyata, lumayan banget.

Sepatu ini memang agak keras dan lebih kaku dibanding Timberland dambaan saya itu. Namun dia waterproof dan cukup tahan menghadapi salju. Bagian bawahnya juga tak licin walaupun saya kadang melengkapinya dengan antislip yang saya beli di aliexpress.

Oya, saya beli sepatu dua nomer di atas saya. Nomer saya 39-40, saya beli sepatu nomer 41. Tujuannya, biar kalau pakai kaos kaki dobel masih muat.

7. Sarung Tangan

Ini juga sangat penting buat saya, karena ini area paling ga tahan dingin buat saya. Dan ga mungkin pakai sarung tangan dobel jadi harus yang oke punya. Saya punya dua sarung tangan, yang satu saya beli di uniqlo, satu lagi baru saya beli di Rusia. Yang saya beli di Uniqlo lumayan tebal dan waterproof sehingga ini lebih sering saya pakai.

Jangan pakai sarung tangan gegayaan ya, yang cuma menang di model keren, karena ga akan mempan lawan winter. Pilih sarung tangan yang cukup tebal, kalau bisa yang waterproof seperti sarung tangan ski.

8. Syal

Perlukah pakai syal? Perlu karena anginnya dingin, dan akan membuat wajah serasa beku dan bebal. Pakai syal apa aja, asal bisa nutup bagian pipi. Apalagi kalau ga pake jilbab, mesti banget pakai syal untuk menutup leher.

9. Penutup Kuping

Saya nggak suka pakai penutup kuping, jadi saya akali dengan menggunakan ciput rajut yang menutup telinga, sebelum pakai jilbab. Lumayan hangat.

Author: rahma ahmad

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis dan editor di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

7 thoughts

Leave a Reply to Endah Kurnia Wirawati Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s