Ubud: Tamu Indonesia Pertama

Tempat pertama yang gue datangi adalah Ubud. Ada kisah dibalik alasan gue mendatangi tempat ini. Adalah Pak Wayan Pinda, supir ambulan yang gue tebengi yang menyarankan tempat ini. Bapak satu itu entah gimana caranya bisa membaca diri gue selengkapnya. Bener seratus persen!!

Pak Wayan ini bilang, coba sekarang kamu ke Ubud. Entah kenapa, gue langsung mengikuti sarannya itu. Mungkin karena gue terpengaruh cerita Julia Roberts di Eat Pray Love yang pengen ketemu guru di Ubud, mungkin juga karena gue bingung aja mau ke mana saat itu. Padahal, gue nggak terlalu suka seni, dan nggak suka lukisan loh..

Singkat cerita, gue pun melangkahkan kaki ke Ubud dengan menggunakan bus Perama. Dari perhentian bus Perama ke penginapan, gue terpaksa naek ojek. Terpaksa, karena kaki gue udah pegel banget dan saat itu ujan. Dan ternyata, tempat menginap gue itu emang lumayan jauh dari tempat ini.

“Yakin dek mo nginep di Ubud?” kata tukang ojek. “Loh emang kenapa?” tanya gue balik. “Nggak, biasanya orang Indonesia nggak mau nginep di sini. Sepi. Kalaupun nginep, pasti di tempat yang mahal-mahal.”
Hahaha…

Hal serupa gue alami sampainya di penginapan. Pemilik penginapan bilang begini “Kamu tamu Indonesia pertama saya” Hoho…bangga dong gue. Dan karena tamu pertama itulah, gue dapet diskon lumayan dari si pemilik

One thought on “Ubud: Tamu Indonesia Pertama

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s