Royal Palace

Selanjutnya, gue dibawa Royal Palace (si guide bilangnya “Royal Pace”, yang bikin gue mesti berpikir keras apa maksudnya) dan Wat Phra Si Sanphet. Wat Phra masih bisa terlihat, tapi Royal Palace udah nggak ada bekasnya sama sekali. Cuma ada tanah lapang dan pohon-pohon besar.

Bentuk bangunan Wat Phra Si Sanphet ini (cape gue nulis kata-katanya, banyakan huruf H-nya) agak berbeda dengan bangunan di Wat Mahathat. Bahan dasarnya sih sama-sama bata (plus semen :D), tapi bentuknya jauh beda. Kalau di Wat Mahathat bangunannya mirip-mirip ama candi Hindu di Jawa Timur, bangunan di Wat Phra terdiri atas stupa-stupa khas Kamboja (pake ulir di ujungnya itu loh).

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s