Transit at Melaka (5): Mengintip Peninggalan Portugis

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, saya sudah keluar hostel. Tujuan saya kali ini adalah St Paul Church, reruntuhan gereja di belakang Stadthuys.Stadthuys, ke mana2 mesti lewatin ini duluGereja yang dulunya bernama Igreja de Madre de Sus (Chapel of Mother of God) ini awalnya benar-benar digunakan sebagai gereja. Namun setelah Crist Church terbangun, gereja ini dipakai sebagai …

Continue reading Transit at Melaka (5): Mengintip Peninggalan Portugis

Transit at Malaka (4): Menyusuri Sungai Melaka

Malaka adalah kota kecil yang terawat dan indah. Untuk mengitarinya, sebenarnya hanya butuh waktu satu hari saja, sebab objek wisata hanya terpusat di satu area saja. Saya tiba di Melaka pukul 1 siang dan meninggalkan Melaka pukul 10.00 keesokan harinya. Sebenarnya waktu saya cukup, tapi berhubung hujan terus menerus turun, saya sedikit kehilangan waktu, sehingga …

Continue reading Transit at Malaka (4): Menyusuri Sungai Melaka

Transit at Melaka (part 3): Berburu Makanan Melaka

Walaupun hujan belum reda, saya nekat keluar. Lapaar. Saya bertekad berburu makanan ala Melaka. Tujuan pertama saya adalah cendol durian. Yang terkenal adalah cendol durian Jonker 88 di Jonker Street. Tapi, Yan berpesan untuk tidak makan di sana. Dia tidak yakin kehalalannya, katanya. Dia menganjurkan untuk membeli cendol durian di depan Red Building (Stadyhus) saja. …

Continue reading Transit at Melaka (part 3): Berburu Makanan Melaka

Transit at Melaka (part 2): Oriental Residence Melaka

Setelah kenyang, saya mencari bus untuk menuju hostel saya: Oriental Residence. Saya memilih hostel ini karena terletak di pinggir sungai dan tak jauh dari jonker street, pusat keriuhan di Melaka.Menurut petuah dari hostel, saya harus menaiki bus no 17 dan turun di Red Building. Saya keliling mencari bus itu, tapi tak ketemu. Ternyata, bukan busnya …

Continue reading Transit at Melaka (part 2): Oriental Residence Melaka

Transit at Melaka (part 1): Dari Singapura Menuju Malaka

Voucher gratis Airasia yang sudah ada di tangan saya beberapa bulan lalu hampir mencapai batas expired. Masa berlakunya segera habis. Saya harus menggunakannya sesegera mungkin.Karena voucher hanya berlaku untuk penerbangan dari dan menuju Singapura, saya pun bertolak ke sana.Namun saya tak ingin berdiam diri lama di negara singa itu. Saya berencana hanya menghabiskan satu hari …

Continue reading Transit at Melaka (part 1): Dari Singapura Menuju Malaka