Lombok (Day 1)- Nginep di Senggigi

Ternyata, pesawat yang gue naiki adalah pesawat jenis foker alias pesawat yang masih pake baling-baling. Ngeliat ini, gue langsung jiper dan memutuskan: pulangnya gue naek kapal laut aja! Uff, untung cuaca saat itu lagi cerah secerah-cerahnya, ga ada awan dan angin sama sekali. Jam 2 siang, kami mendarat di Lombok. Penerbangan di Lombok sekarang bukan …

Continue reading Lombok (Day 1)- Nginep di Senggigi

Lombok (Day 2)- Menuju Gili Trawangan

Jam setengah tujuh, kami sudah keluar dari hotel dan bersiap menuju Bangsal, pelabuhan kapal Gili Trawangan. Sebenernya, pihak hotel menawarkan kami shuttle bus untuk menuju ke sana. Harganya Rp 50.000/org (sudah termasuk tiket kapal) dan berangkat jam 9 pagi. Tapi menurut gue dan kawan-kawan, jam 9 itu mah terlalu siang, dan harganya mahal. Gue dapet …

Continue reading Lombok (Day 2)- Menuju Gili Trawangan

Lombok (day 3) — Gili Trawangan, Bener-Bener Paradise

Di perahu, kami bertemu dengan seorang ibu yang ikut rombongan puterinya dan teman-temannya. Dari dialah kami mendapat info penginapan yang murah meriah, namanya wisma hantu. (serem amat yak namanya).Karena ga tau mesti nginep di mana, kami memutuskan ikut dengan ibu itu. Ternyata hanya ada satu kamar yang tersisa hingga akhirnya kami mencari lagi penginapan di …

Continue reading Lombok (day 3) — Gili Trawangan, Bener-Bener Paradise

Lombok (day 5) — Menyusuri Lombok Selatan

Hari terakhir di Lombok kami gunakan untuk menyusuri bagian Selatan Lombok. Yang pertama dikunjungi adalah Desa Sade, desa adat Lombok yang masih dipertahankan sampai sekarang. Bangunannya masih asli, dan beberapa rumah lantai dan dindingnya masih dibangun dari kotoran sapi. Yaik..Di desa Sade ini, hampir seluruh rumahnya menjajakan kain khas mereka. Kalau mau beli, tawarlah setega …

Continue reading Lombok (day 5) — Menyusuri Lombok Selatan

Lombok (Day 6) — Kembali ke Bali naik Ferry

Malamnya kami kembali menuju Bali dengan menggunakan ferry. Ferry berangkat dari pelabuhan Lembar, kira-kira 1 jam dari Mataram. Kami sengaja mengambil ferry yang malam agar bisa tidur (baca: biar enggak mabok). Harga ferry 35.000/orang, dan bisa dibeli di loket pintu masuk. Banyak calo yang nawarin tiket, tapi cuekin aja, karena harganya sama juga. Ferry menuju …

Continue reading Lombok (Day 6) — Kembali ke Bali naik Ferry