Sanitasi Aman, Bikin Sehat dan Nyaman

Travelling ke India dan China dan juga beberapa tempat di Indonesia mengajarkan saya kalau sanitasi itu penting banget. Penting buat kesehatan diri dan lingkungan sekitar.  Saya juga pernah berdebat dengan kawan saya dari Uzbekistan soal ini. Dia, yang saya ajak berkunjung ke Jakarta, shock melihat sungai di Jakarta. Kata-kata dia yang saya ingat betul adalah: you are the owner of your land. If you don’t do something to take care of your beautiful Indonesia, who else? 

Ya benar juga. Saya, kamu, dan kita semua yang harus peduli soal kebersihan dan sanitasi di Indonesia.

Tentang Impian Mama dan Shirakawago

“Shiawasena kazoku wa hayaku kuru tengokudesu“.

Begitu bunyi pepatah Jepang yang tergantung di dinding kayu gassho-zukuri, rumah tradisional Shirakawago yang konon sudah dibangun sejak tahun 1800an. Menurut si pemilik rumah, tulisan itu berarti keluarga adalah anugerah terindah yang dimiliki seseorang, maka, bahagiakanlah keluargamu.

Pepatah itu menghapus kekesalan saya karena hujan yang turun tanpa ampun dan mengingatkan saya akan tujuan utama saya ke sana: mewujudkan impian mama berkunjung ke Shirakawago. Ya, sejak menonton tayangan soal Shirakawago di salah satu stasiun televisi internasional, Mama jadi terobsesi ke sana.

Rumus Agar Mata Tetap Sehat bagi Blogger

Sebagai travel writer dan travel blogger, saya tak bisa lepas dari yang namanya laptop dan handphone. Setiap hari saya mesti menulis sambil menatap layar laptop dan layar handphone saya. 

Ketergantungan terhadap gadget dan laptop ternyata bukan hanya dialami oleh saya seorang. Menurut Riset We Are Social pada Januari 2018 seperti yang dilansir di Kompas.com, rata-rata orang Indonesia menghabiskan lebih dari sepertiga harinya (alias 9 jam) untuk menggunakan handphone.  Belum lagi ditambah dengan penggunaan pc atau laptop yang dibutuhkan saat bekerja. 

Agar mata ga mengalami kelelahan, apalagi sampai mengalami rabun jauh, Dr Sidik memberi rumus: 20-20-20. Apa itu?

Transportasi dari Bandara Baru Istanbul

Bandara Ataturk di Istanbul sudah tidak dipakai lagi, diganti dengan bandara baru Istanbul International Airport (Istanbul Havalimani) yang jaraknya dua kali dari bandara Ataturk. Tapi jangan khawatir, walaupun jauh, transportasi dari Bandara Istanbul ini ke tengah kota, misalnya ke Sultanahmet tak susah.

Ada beberapa transportasi umum yang bisa digunakan dari Istanbul International Airport ke kota, antara lain metro dan bus airport  Havaist. Saya belum pernah mencoba naik Metro; malas harus berganti kereta. Saya lebih suka naik bus Havaist karena tinggal duduk tenang sampai tujuan.