Agar Perut Tak Begah Saat Kulineran

Kalau travelling pasti ga lepas dari kulineran, mencicipi makanan lokal di destinasi yang kita singgahi. Tapi pernah nggak, sih, kalian merasakan perut tak nyaman dan begah karena makan terlalu banyak saat kulineran? Yaa, lapar mata untuk menikmati hidangan lokal kerap kali membuat kalap memakan banyak hidangan, tanpa memerdulikan kesehatan.

Saya pernah. Apalagi kalau ke Makassar, Istanbul, atau banyak kota lainnya di Indonesia. Luar biasa kalapnya sampai lupa diri.

FYI, buat kalian yang belum tahu, perut begah ini merupakan sebuah kondisi yang rasanya seperti sesak, kembung dan banyak mengandung gas di dalam perut. Keluhan itu biasanya terjadi karena kebiasaan atau cara makan yang tidak baik, misalnya terlalu banyak makan atau makan terlalu cepat, sehingga dapat membebani kerja lambung.

Nah, apa yang mesti dilakukan agar terhindar dari perut begah saat kulineran?

Makan Dalam Porsi Sedikit

Portion control sangat penting. Mengonsumsi makanan dalam porsi yang wajar dapat membantu mencegah perut begah dan kenyang berlebihan, saat kuliner. Lagipula, dengan makan dalam porsi kecil, kita bisa mencoba banyak menu yang berbeda, kan?

Makan Perlahan

Makan cepat dapat memperlambat proses pencernaan. Orang yang terbiasa makan cepat cenderung lebih sering menyantap makanan dalam potongan besar dan mengunyah tidak sampai halus. Hal ini membuat lambung dan usus beserta enzim-enzim pencernaan di dalamnya perlu bekerja lebih keras untuk mengolah makanan.

Jika merasa begah saat makan, berhentilah sejenak untuk memberi waktu perut untuk mencerna makanan. Hindari makan terlalu cepat, dan berikan tubuh waktu untuk meresapi rasa kenyang.

Nah, makanya, saat menyantap kuliner, jangan makan terburu-buru. Lagian, kan kita harus menikmati rasa makanannya, kan?

Kurangi Makanan Gorengan dan Makanan yang Banyak Mengandung Gas

Mengutip dari laman webmd, gorengan diketahui mengandung 17 gram lemak dan 340 kalori dan dapat bertahan lebih lama di dalam perut, sehingga perut dapat menghasilkan asam lambung lebih banyak. Oleh karena itu, mengkonsumsi gorengan terlalu banyak bisa menjadikan perut lebih cepat terasa begah.

Cara Kurangi Perut Begah

Salah satu cara mengurangi rasa begah ketika kulineran adalah dengan mengonsumsi air putih ataupun makanan berserat seperti buah-buahan. Salah satunya adalah buah kedondong. Buah berwarna hijau ini memiliki sejumlah manfaat yang dapat membantu meredakan perut begah. Beberapa manfaat tersebut antara lain:

  1. Serat Tinggi: Kedondong mengandung serat tinggi, yang dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi masalah pencernaan seperti perut kembung dan begah.
  2. Antioksidan: Buah kedondong kaya akan antioksidan, seperti vitamin C dan beta-karoten, yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam sistem pencernaan dan meredakan gejala perut begah.
  3. Kandungan Enzim: Kedondong mengandung enzim-enzim pencernaan alami, seperti amilase, lipase, dan protease, yang dapat membantu memecah makanan dan meningkatkan proses pencernaan.
  4. Efek Pencahar Ringan: Kedondong memiliki sifat pencahar ringan, yang dapat membantu melancarkan buang air besar dan mencegah terjadinya sembelit. Dengan demikian, dapat mengurangi perasaan begah akibat ketidaknyamanan dalam sistem pencernaan.
  5. Regulasi Asam Lambung: Kandungan asam dalam buah kedondong dapat membantu meredakan gejala asam lambung berlebihan, yang kadang-kadang dapat menyebabkan perut terasa begah.

DonDong, Minuman Praktis untuk Atasi Begah

Kedondong ternyata punya banyak manfaat buat cegah begah. Tapi kalau saya sih, males gitu mesti ngupas buah ini. Apalagi kalau lagi travelling, maunya yang praktis aja.

Nah kalau tak mau repot-repot membuat minuman kedondong, bisa pakai cara yang praktis yakni dengan meminum DonDong. Ini minuman serbuk dari sari buah kedondong asli yang dipadukan dengan ekstrak pepaya dan yogurt yang baik untuk pencernaan.

Cara buatnya juga gampang, tinggal campurkan di air biasa atau air dingin, nggak perlu air hangat untuk membuatnya. Rasanya ga terlampau manis, jadi cocok buat saya yang nggak terlampau suka rasa yang sangat manis. Bisa diminum begitu aja, atau saya sih lebih suka kalau dicampur es. Adeemm…

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!