review

Agar Kenangan Travelling Tak Hilang

Sepulang dari travelling, banyak kenangan yang saya dapatkan. Selain cerita-cerita soal perjalanan, foto-foto pastinya memenuhi memori kamera dan telepon genggam saya. Maklum, orang Indonesia kan hobi foto dan selfie ya.

Waktu saya ke Maroko, si guide sampai bilang: “How many picture do you take? A thousand?“. Sementara host couchsurfing saya di Iran menanyakan hal yang cukup menyentil, “what will you do with all that picture?”

Nah inilah yang bisa saya lakukan dengan foto-foto saya

1. Taruh di Google Drive

Foto hasil jepretan saya tentunya saya posting di sosial media dan blog. Sisanya, saya simpan di laptop. Karena lumayan banyak, laptop saya tak lagi bisa menampungnya, makanya akhirnya saya memutuskan untuk menyimpannya di media penyimpanan online seperti google drive

2. Jual di Microstok

Daripada didiamkan saya, foto-foto tersebut saya masukkan ke dalam microstok dan dijual. Walaupun baru saja saya lakukan dan belum banyak yang saya unggah, lumayan, sudah ada 15 foto yang terjual.

3. Pajang di Dinding

Saya juga masih suka mencetak foto-foto itu untuk kemudian saya frame dan saya pajang di dinding. Saya pilih beberapa foto, dibuat kolase lalu ditempel di kertas dan diberi frame. Lumayan, buat tambahan pajangan dinding.

Printer Nirkabel untuk Cetak Foto

sumber: hp.com/id

Foto yang saya punya itu tentu harus dicetak supaya bisa dipajang. Dan pastinya saya butuh printer untuk melakukannya. Salah satu printer yang tepat untuk urusan mencetak ini adalah printer HP Color LaserJet Pro M454.

Printer laser ini punya kemampuan mencetak yang cepat, baik itu dokumen hitam putih, dokumen warna, maupun foto berwarna. Cocok untuk bisnis, kantor, ataupun untuk keperluan pelajar di rumah. Kecepatan mencetaknya sampai 28 ppm per detik.

Enaknya, printer laser ini merupakan printer nirkabel yang tak perlu disambungkan dengan kabel. Jadi bisa langsung mencetak foto dan gambar dari telepon genggam. Gampang dan cepat.

Selain itu, printer ini hemat energi hingga 11% dibandingkan produk serupa. Ada pula teknologi HP Auto-on / Auto-off, jadi ga menyala terus sepanjang hari. Bisa membantu menghemat listrik.

Untuk spek lebih lengkap dan harga bisa dilihat di situs resmi Solusi Arya Prima. Bisa sekalian beli juga di situ.

Scanner untuk Pindai Tiket Masuk

Selain foto, saya juga banyak punya karcis, tiket masuk, tiket kereta, tiket bus. Itu masih saya simpan sebagai kenangan. Tapi lama kelamaan warna dan cetakannya pudar sehingga sepertinya saya membutuhkan sebuah scanner untuk memindai tiket-tiket tersebut.

Salah satu scanner yang saya naksir adalah HP ScanJet Pro 2500 f1 Flatbed Scanner. Scanner ini bisa memindai dokumen lembar demi lembar karena dia memiliki tray di atas, tapi juga bisa memindai buku atau majalah per lembarnya karena dia punya scanner kaca. Kalau pakai tray, dia bisa memindai sampai 40 images per menit dan 50 halaman dokumen. Wow, cepat.

Selain itu, hasil pindaiannya tajam karena bisa mengcapture document, graphics, dan foto hingga resolusi 1200 dpi. Dan dilengkapi juga dengan software dari hp dan sambungan usb. Pengoperasiannya pun mudah, karena dilengkapi dengan tombol-tombol otomatis yang bisa disesuaikan dengan jenis dokumen yang mau dipindai.

Untuk spek lebih lengkap, harga, dan kalau mau sekalian beli bisa dilihat di situs resmi Solusi Arya Prima ya

sumber: hp.com/id

Mantan jurnalis dan editor di Kompas Gramedia Group. Travel writer yang sudah mendatangi 41 negara di dunia.

One Comment

  • Endah Kurnia Wirawati

    Nah iya, foto gw juga ada berapa ribu tuh teronggok di harddisk. Pengennya sih dicetak juga beberapa supaya bisa dipajang di kamar ya..

    Printer HP Laserjet itu kayaknya bagus juga buat nyetak foto ya. Pasti hasil cetakan fotonya jadi lebih bagus, warnanya lebih tajam dan hidup.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!