jilbab travelogue

Cara Menuju Wakatobi

Ada dua cara menuju Wakatobi, yakni dari Kendari ataupun dari Pulau Buton. Dari Kendari menuju Wakatobi, ada dua pilihan lagi, naik pesawat ataupun naik kapal. Sementara dari Pulau Buton menuju Wakatobi hanya bisa menggunakan kapal.

Saat menuju ke Wakatobi tahun lalu, saya sempat iseng searching penjelasan detail soal cara menuju Wakatobi ini. Sayangnya, saya tidak menemukan situs yang komplet membahasnya. Pun di situs resmi milik Pemkab Wakatobi. Padahal bagi seorang pejalan seperti saya, walaupun kali itu saya datang dalam tugas, keberadaan informasi ini sangat krusial.

Akhirnya saya putuskan untuk menulisnya di sini, supaya kalian yang mau ke Wakatobi dan tak punya kawan di sana yang bisa ditanyai, tak kebingungan lagi mencari cara menuju Wakatobi.

Cara Menuju Wakatobi
Salah satu sudut di Pulau Tomia, Wakatobi

Wakatobi ini sebuah kepulauan. Makanya, agak tricky soal transportasi ini. Tak seperti wilayah lain yang terdiri dari daratan dan dengan gampangnya saya berpindah tempat, di Wakatobi, jadwal harus diperhatikan dengan benar. Ketinggalan kapal ya udah mesti pusing cari alternatif lain.

Oya, Wakatobi terdiri dari 4 pulau besar yakni Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Semua kapal dari Kendari dan Pulau Buton akan menuju ke Wanci (Wangi-Wangi). Jika ingin menuju pulau lain, bisa menggunakan kapal umum dari sana.

Baca Juga: Berkunjung ke Desa Pajam, Desa Tenun Khas Wakatobi

Naik Pesawat dari Kendari ke Wakatobi

Hanya ada satu pilihan jika ingin menuju Wakatobi dengan menggunakan pesawat, yakni menggunakan Wings Air dari bandara Haluoelo Kendari menuju Bandara Metahora di Wangi-Wangi Wakatobi.

Penerbangan dari Kendari menuju Wangi-Wangi ini menggunakan pesawat jenis ATR baling-baling dengan lama penerbangan sekitar 45 menit. Jadwalnya pun hanya sekali sehari, yakni pukul 15.00 WITA dari Kendari dan pukul 07.50 dari Wakatobi.

Jadwal yang cuma sekali ini seringkali membuat perjalanan kacau. Jika tiba-tiba Wings membatalkan penerbangannya (dan ini kerap terjadi), ya wassalam…

Harga tiket sekitar 400-700 ribu rupiah sekali jalan. Dan tiket bisa dipesan lewat situs lion air atau lewat traveloka. Lumayan yaaa, harganya sama dengan harga tiket Jakarta ke Lombok. Tapi worth it kok mengeluarkan uang segitu untuk melihat keindahan Wakatobi.

Cara menuju wakatobi dengan pesawat dari Kendari
pesawat ATR dari Kendari ke Wakatobi
Bandara Matahora Wakatobi
Bandara Matahora Wakatobi

Naik Kapal dari Kendari ke Wakatobi

Selain pesawat, ada pilihan lain yang lebih murah tapi lebih lama, yakni naik kapal laut. Tak ada kapal laut langsung dari Kendari, mereka umumnya mampir dulu di Waode Buri di Buton Utara baru menuju Wanci. Lama perjalanan sekitar 8 jam. Lumayan lah buat tidur (kalau nggak mabuk laut)…

Saat kapal singgah di Buton, penumpang sebenarnya bisa turun. Kalau saya nih, kalau bareng teman, akan turun karena cari jajanan yang biasa banyak ada di pelabuhan. Kalau datang sendiri, mending diam tidur di kapal aja deh.

Saat saya tanya bisakah beli onlen seperti halnya kapal pelni, tak ada yang tahu. Jadi, yaa belilah di pelabuhan sehari sebelumnya. Jadwal dan tiket bisa dilihat di flyer di bawah ya.

Jadwal kapal Kendari Wakatobi

Kabarnya, akan ada kapal baru yakni RM Cantika Lestari 8F yang akan melayani rute Kendari-Buton Utara-Wanci. Kapal ini bisa mengangkut hingga 500 orang dan akan ada 3 kelas. Harganya 100 ribu untuk umum dan mahasiswa dan 250 ribu untuk kamar full AC. Jadwalnya bisa dilihat sendiri di flyer di bawah ini ya.

Jadwal kapal Kendari Wakatobi

Naik Kapal dari Bau-Bau ke Wakatobi

Nah, ini alternatif kalau kalian mampir dulu di Kota Bau-Bau atau sebelumnya berangkat dari Makassar (ada penerbangan dari Makassa ke Baubau).

Kapal milik Pelni ini beroperasi dengan rute Pelabuhan Murhum Baubau ke Pelabuhan Panggulubelo Wanci dan sebaliknya.

Kapal Jetliner

Ada beberapa pilihan kapal dari Bau-Bau yakni kapal cepat (yang lebih dikenal dengan nama Jetliner) dan kapal reguler (KM Kalimutu, KM Sirimau dan Leuser). Bedanya apa? Jetliner lebih cepat sedikit. Jadi nggak masalah dapat yang mana aja, cocokkan saja dengan jadwal karena kapal ini tidak beroperasi tiap hari.

(Jetliner Baubau ke Wanci) Berangkat : Selasa dan Jumat pukul 23:00
Tiba : pukul 07:00 (keesokan harinya)
Lama Perjalanan : 8 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 76.000

(Jetliner Wanci ke Baubau) Berangkat : Rabu dan Sabtu pukul 11.00
Tiba : pukul 19.00
Lama Perjalanan : 8 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 76.000

Tiket bisa dibeli lewat situs resmi milik pelni yakni pelni.co.id. Oya, saat beli tiket jangan bingung dengan pilihan kelas, karena di kapal ini hanya ada satu kelas. Jadi beli aja kelas manapun.

PS: pilih rute Bau-bau ke Wanci ya saat beli tiket.

Kapal KM Sirimau/KM Kelimutu

Kapal KM Sirimau atau Kelimutu beroperasi dari Baubau ke Wanci sementara KM Leuser dari Wanci ke Baubau. Kalau saya cek di situs pelni, kapal yang dioperasikan adalah KM Sirimau. Namun menurut kawan saya, ia lebih sering melihat kapal Kelimutu.

(Dari Baubau) Berangkat : Minggu pukul 19.00
Tiba : Senin pukul 04:00
Lama Perjalanan : 8 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 76.000

(Dari Wanci) Berangkat : Selasa pukul 22:00
Tiba : Rabu pukul 07:00
Lama Perjalanan : 9 jam, 00 menit
Harga Tiket : Rp 75.000.

Baca Juga: Suku Bajo, Pengembara Laut Wakatobi

Naik Kapal dari Pasarwajo

Selain dari Bau-Bau, kalian bisa juga naik kapal dari Pelabuhan Pasarwajo (sekitar 4 jam dari Kota Bau-Bau), dari Kamaru atau dari Lasalimu Pantai ke Wanci. Karena jaraknya lebih dekat dari Wanci, maka perjalanannya juga lebih cepat.

Tidak seperti kapal dari Bau-bau yang cukup besar, kapal dari pelabuhan-pelabuhan ini ukurannya tidak terlalu besar. Dari Pasarwajo misalnya, ada KM Cantika Anugerah. Saya beberapa kali naik kapal ini di kepulauan lain di Indonesia dan lumayan bagus.

Kapal ini berangkat dari Pasarwajo hari Senin, Rabu, dan Sabtu sekitar pukul 11.00 dan akan tiba di Wanci pukul 13.00 atau 14.00. Harganya 125.000 rupiah per orang (ekonomi) dan 210 ribu (VIP).

Jangan Lupa Baca: Akhirnya, Saya ke Wakatobi!

Mantan jurnalis dan editor di Kompas Gramedia Group. Travel writer yang sudah mendatangi 41 negara di dunia.

24 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!