Aurora Village Murmansk, Memandang Aurora dari Balik Jendela

Bles.

Tiba-tiba ban mobil yang kami tumpangi tak bisa bergerak. Saya penasaran dan melongok ke luar jendela, rupanya salju di jalan memang cukup tebal. Pantas saja, mobil sedan yang kami tumpangi tak bisa menembusnya. Kami terjebak di tengah padang salju. 

Untung saja, kami berada tak jauh dari tujuan kami: Aurora Village. Para kru aurora yang melihat kami segera mengambil alih kemudi dari si supir dan berusaha mengeluarkannya dari jeratan salju yang menumpuk.

Sambil menunggu, saya langsung mengarahkan pandangan ke lapangan salju di kejauhan. Di sana, di pinggir danau, sudah terlihat dek kayu yang sebagian tertutup salju. Di atasnya ada enam buah bangunan berbentuk setengah lingkaran berwarna putih dengan jendela kaca yang besar, persis seperti yang saya lihat di gambar-gambar. Itulah tempat saya akan menginap malam ini: Aurora Village Murmansk.

Alhamdulillah, terwujud juga impian untuk menginap di sini. 


Aurora Village yang jadi tujuan kami ini adalah penginapan yang berlokasi sekitar 50km dari kota Murmansk. Jika naik mobil dari kota, kira-kira butuh waktu 40-50 menit, tergantung kondisi jalan saat itu. Kalau pakai mobil van dari Aurora Village rasanya akan lebih cepat karena mobilnya besar, sementara kami kemarin nekat naik taksi yang bentuknya sedan karena ada keperluan dulu di tengah kota Murmansk.

Letak Aurora Village ini di tepi danau dan jauh dari permukiman. Karena letaknya yang terpencil ini, yang menginap di Aurora Village dapat melihat aurora tanpa harus hunting ke tempat lain. Yap, kalau kita beruntung, bisa melihat aurora sambil minum teh hangat plus cokelat dari dalam kamar.  Aurora memang hanya bisa dilihat di tempat yang minim polusi cahaya dan yang jauh dari permukiman. Seperti di Aurora Village ini.

DSCF7964-01
Penampakan luar aurora village

Ada 10 buah kamar berbentuk Igloo di sini. Empat buah menghadap danau, enam yang lainnya menghadap lapangan salju, seperti yang kami tempati. Di area depan terdapat sebuah bangunan besar, yang  menurut Oleg nantinya akan digunakan sebagai cafe. Bayangkan, akan ada sebuah cafe di sana, tempat kita menyesap secangkir coklat hangat sambil menatap aurora yang berpendar di langit. Asyik kaan…

Sayangnya, ketika saya datang, cafe belum selesai dibangun. Namun kabarnya saat ini cafe sudah selesai dibangun dan bisa dipakai untuk acara wedding, party, dan sebagainya.

Oya, di depan igloo-igloo ini ada bangku-bangku kayu. Kalau summer, tempat ini sering dijadikan tempat pesta barbekyu. Sementara kalau winter, jadi tempat foto ala-ala aja kali ya. Dingiiin….

DSCF7930-01
Kamar di seberang itu adalah kamar yang menghadap danau
DSCF7948
Kalau malam, domenya memang terlihat dari luar, tapi jangan khawatir, ada gordennya kok.
DSCF7933-02
Banyak meja dan bangku di sini yang bisa dijadikan tempat nongkrong, kalau ga kedinginan…:D

Oleg, pemilik tempat ini, dan staffnya membantu kami membawa koper ke dalam salah satu dome. Kami mendapat kamar nomer satu, yang letaknya paling depan.

Begitu pintu dibuka, tampak dua buah tempat tidur di sana. Tempat tidur yang terlihat sangat hangat karena dilapisi dengan selimut bulu yang tebal.  Sangat cocok di cuaca luar yang sangat dingin. Saat kami datang, suhu di luar sekitar minus 3 derajat yang membuat kami hanya sanggup berdiri beberapa menit di luar sana.

Selain dua tempat tidur tadi, ada dua tempat tidur lagi di lantai mezanin. Tempat ini memang bisa memuat hingga 4 orang, dengan catatan, yang  tidur di atas adalah anak-anak atau cewe-cewe imut macam saya ini. Kalau buat laki-laki, apalagi yang terlalu tinggi, bisa mentok di kepala. Oya, menurut si penjaga, bisa minta extrabed satu lagi dengan biaya 2.000 rubel atau sekitar 400 ribu rupiah.

Nah, untuk naik ke atas mezanin ini, ada tangga lipat yang tersembunyi, yang baru akan muncul kalau kita membuka tingkapnya. Persis seperti tangga-tangga tersembunyi menuju loteng di film-film barat yang saya tonton selama ini.

Igloo ini juga dilengkapi dengan kamar mandi dengan air panas, juga perapian. Kami tak menyalakan perapian ini karena selain tak terbiasa, di dalam igloo sudah ada pemanas ruangan yang cukup hangat.

DSCF7852-01-02
Bagian dalam Aurora Village yang instagramable banget
DSCF8048-01-01
Saya dan Ruru, travelmate saya ke Rusia.

Tak lama, salah satu staff Murmanks Igloo mengetuk lagi kamar kami. Ternyata, ia membawakan seteko air panas, sepaket teh Rusia favorit saya, dan setoples cokelat. Ya ampun, cokelatnya enak banget. Kalau nggak ingat gigi saya yang baru kelar perawatan saluran akar, bisa habis semua cokelat itu.

Baca Juga: Persiapan Winter di Rusia


Menurut perkiraan di website Aurora Village, malam ini perkiraan KP Index untuk Murmansk ada di angka 3, sangat cukup untuk melihat Aurora di langit. FYI, KP Index adalah tingkat kekuatan pancaran gelombang elektromagnetik yang dipancarkan si aurora. Semakin tinggi KP Indexnya, semakin jelas aurora akan terlihat. Semakin tinggi KP Indexnya, semakin bisa ditangkap kamera.

Kami sudah bersiap bergadang malam ini dengan kamera standby di atas tripod. Dari dalam kamar tentunya, tanpa perlu keluar lagi. Berkat jendela besar di dome ini, aurora dan segala yang ada di langit akan terlihat dengan jelas, bahkan sambil rebahan saya bisa melihat bintang di luar sana.

Tapi sayang, walaupun KP Index berada di angka 3, langit tertutup awan sehingga aurora tak keliatan sama sekali. Kami mencoba keluar, siapa tahu dia ada di arah yang berlawanan dengan arah jendela kami. Tapi ternyata, setelah sepuluh menit berdiri di luar, hujan salju turun. Sudah pasti tak akan ada aurora di malam ini.

Sedih.

178289016
Begini pemandangan yang akan kami temui kalau aurora muncul di sini. Foto: auroravillage.info
82056665_1034545170233721_4690909920017514496_o
Foto: auroravillage.info

Esoknya paginya, kami berjalan mengelilingi tempat ini. Rencananya, kami mau mengintip dari jauh danau yang membeku di dekat penginapan. Tapi ternyata, jalan menuju ke sana tertutup salju yang cukup tebal sehingga kami harus urungkan niat, karena takut terperosok ke dalam. Cukup lihat dari jauh saja. Hujan salju malam tadi ternyata cukup lebat dibanding hari-hari sebelumnya.

Ya sudahlah, balik lagi ke dalam Igloo dan foto-foto di dalamnya.

DSCF0020-01


Selain bisa menginap di sini sambil berburu si northern light,  Aurora Village juga menyediakan paket lain seperti Husky Farm Tour, memancing ikan di danau, tur ke Teriberca, atau ke kunjungan ke Sami Village. Kami mengambil paket husky farm tour, dengan harga 2.000 rubel per orang. Saya sempat cek harga ke semua operator, tur dari Aurora Village ini harganya termasuk murah, tak beda jauh dengan yang lain.

Jam 12 siang, tim dari Aurora Village menjemput kami dengan mobil van yang bagus, bersih, dan harum. Hanya kami berdua yang ikut tur ini ternyata. Menurut Oleg, memang kali ini mereka mengkhususkan diri untuk mengantar kami. Yippi..


Aurora Village bisa dipesan melalui situs resmi mereka di https://auroravillage.info/ atau bisa lewat OTA seperti booking.com, traveloka, dan sebagainya.

 

 

 

 

 

Author: rahma ahmad

Lulusan arsitektur universitas Indonesia yang melenceng jadi jurnalis di sebuah media. Penikmat keindahan vista dan kata-kata. Pencinta sejarah, bangunan, dan budaya. Pemakai jilbab dan selalu bangga dengan identitas Islamnya.

36 thoughts

    1. Sekitar 3-5 juta tergantung season. Tapi sekarang ini mereka lagi promo. Kmrn intip di traveloka harganya ga sampe dua juta semalem

      Like

  1. Halo kak saalam kenal. Kebetulan banget aku ada rencana ke Murmansk tahun depan dan ketemu blognya kaka. Jadi tertarik stay di hotel ini karena liat foto-foto dan IG nya kaka
    1. Kalau dari bandara ke sini ada transportasi apa ka
    2. Saya berlima tapi dewasa semua, muat ga ya ka
    3. Kaka ga ambil tur triberika ama sami, kenapa ka

    maap nanyanya banyak
    Terimakasih kak. Salam, Sandra

    Like

    1. Halo juga, salam kenal
      1. Dari bandara langsung ke Aurora village ga ada public transportation. Mesti arrange jemputan privat dari hotel atau lainnya.

      2. Muat, tapi kayaknya harus pake extra bed deh satu.

      3. Karena mahal dan ga tertarik. Tujuan utamanya cuma mau liat Aurora aja.

      Semoga membantu ya…

      Like

  2. Igloo-nya modern dan nyaman ya, kak. Mungkin kalo di sini setara resor glamping gitu.

    Hoo, jadi berburu aurora itu sama kayak berburu milky way di sini, harus ke daerah yang minim polusi udara dan cahaya. Pasti speechless banget ya kesampaian nginep di tempat kayak gitu.

    Like

  3. Deg-degan pas intip harganya di situs pemesanan haha. Tapi ya sepadan dengan pengalaman walaupun gagal melihat aurora. Namanya alam ya, susah diprediksi. Di beberapa negara lain, kalau nggak salah ada tur yang kasih kebijakan mengembalikan uang sekian persen jika aurora gagal terlihat.

    Like

    1. Hahaha….abis itu berhasil kok liat aurora besoknya di tampat lain. Emang bener kalau hunting fenomena alam ini mesti ikhlas kalau ga dapet ya 😀

      Like

  4. Igloo-nya keren sekali. Modern.
    Tahun ini pun punya rencana mau ke sana, tapi belum tahu nih karena ada virus Corona ini.
    Liat gambar-gambarnya jadi mupeng.

    Jadi selama di sana ketemu sama Auroranya, nggak?
    Peristiwa alam ini memang tidak pasti ya. Kadang sudah memperhitungkan tanggal baik dan bulan baik *macam nikahan* , eh ternyata ada aja faktor X yang bikin nggak bisa berjumpa dengan aurora di Murmansk ini.

    Like

  5. Msh dlm bucketlistku Aurora di mursmank. Berharaaaaap banget THN depan udh bisa traveling dan kesini :D. Itu ngeliat igloonya udh mupeng duluan mba. Bed nya dengan bulu2 anget :D.

    Iya sih yaaa Aurora ga tiap saat bisa kliatan. Memang hrs ikhlas kalo nyari fenomena alam. Syukur mba bisa lihat di hari ketiga :). Semoga aku jg bisa ngeliat dengan jelas kalo ksana 🙂

    Like

  6. Baru ngeh yang namanya aurora itu yang warnanya hijau seperti di foto mbak Rahma hehehe. Momen yang ga mudah diprediksi itu ya mbak? Sabar banaget ya akhirnya di hari ketiga muncul juga. Igloo nya cantik amat, betah deh nginep di dalamnya berhari2 🙂 Tempat romantis gini enaknya buat berbulan madu atau buat keluarga bakalan asyik nih.

    Like

    1. Hooh bener. Buat anniversary atau honeymoon pas banget ini. Di iglo yang lain kayaknya pasangan honey moon semua, kecuali aku. *Nasib jomblo

      Like

  7. Bagus banget ya fenomena alam kayak gitu. Tapi ya kecewa kalau engga muncul sesuai harapan. Tapi terbayarlah besoknya akhirnya bisa lihat. Bisa difoto ga Mbak? Kalau pakai kamera HP kayaknya engga dapet yah… Aku suka tuh konstruksi iglonya, moderen…

    Like

  8. Mungkin klo di Indonesia dibikin konsep seperti aurora village bisa juga yah mba. Tapi paling2 yang munculnya milky way klo di Pangalengan, atau Boscha Bandung hehehe

    Like

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s