Q & A Soal Transit di KLIA

Image result for klia 2
Sumber: klia2.info

Berbagai pertanyaan dan komentar masuk ke tulisan saya: Transit di KLIA 2, Mau Ngapain?  Nah, biar gampang bacanya, saya rangkum di sini ya pertanyaan yang paling banyak ditanyakan soal Transit di KLIA dan Kuala Lumpur.

Q: Kalau transit di KLIA 2 , mesti keluar imigrasi?

A: Tergantung. Kalau beli tiket Airasia yang fly thru, ga mesti keluar imigrasi lagi. Kalau beli tiket satuan, ada yang harus keluar ada yang nggak.

Q: Apa maksud tiket fly thru dan tiket satuan? 

A: Tiket satuan adalah tiket yang dibeli per section penerbangan. Misalnya nih, saya mau ke Taiwan dari Jakarta. Maka saya beli tiket Jakarta-KL, lalu beli lagi tiket KL-Taipei secara terpisah. Saya akan dapat dua nomer (kode) booking yang terpisah.

Sementara, Fly thru ini istilah di Airasia untuk beli tiket langsung ke tujuan dalam satu kode booking. Misalnya, saya mau ke Taiwan tadi. Nah ketika di website Airasia saya langsung booking tiket Jakarta-Taipei, walaupun akan transit di KL.  Saya nanti hanya dapat satu bookingan yang isinya dua penerbangan yakni Jakarta-KL, dan KL-Taipei.

Q: Apa untungnya tiket fly thru dan tiket satuan? 

A; Biasanya tiket satuan ini harganya lebih murah. Tapi kalau membeli tiket fly thru, otomatis bagasi akan sampai ke tujuan akhir dan kita tak perlu keluar imigrasi lagi (bisa langsung menuju area transfer antarnegara). Sementara jika membeli tiket satuan, setelah mendarat saya harus keluar di imigrasi, check in lagi di konter, masuk ke imigrasi lagi.

Q: Apa kalau beli tiket satuan harus keluar imigrasi? 

A; Nggak harus, dengan catatan: sudah check in online, sudah punya boarding pass (sudah print dari rumah), dan nggak bawa bagasi. Kalau salah satu syarat ini ga terpenuhi, ya mesti keluar imigrasi. (Note: kebijakan ini bisa berubah ya).

Q: Kenapa kalau beli tiket satuan dan bawa bagasi nggak bisa langsung ke area transfer dan harus keluar imigrasi?

A: Kalau beli tiket satuan, bagasi hanya akan sampai di Kuala Lumpur, bukan di destinasi akhir. Mau ga mau, bagasi harus diambil dan kemudian dimasukkan lagi ke konter check in. Nah, konter check in ini kan adanya di luar, maka mesti keluar imigrasi dulu.

Q: Kalau keluar imigrasi, perlu visa ga?

A: Untuk berkunjung ke semua negara ASEAN, kita nggak perlu visa. Yang diperluin cuma paspor dan duit :D.

Q: Akan bermasalah nggak kalau keluar imigrasi saat transit?

A: Nggak, asalkan punya bukti tiket lanjutannya (membuktikan kita hanya transit aja). Selama ini sih saya nggak pernah ditanyain, tapi itu karena hampir setengah paspor saya isinya stamp Malaysia ya. Biasanya, kalau transit dan catatan perjalanannya belum banyak (paspor masih kosong), akan ditanya kapan penerbangan selanjutnya. Tunjukin aja tiketnya.

Q: Berapa lama jarak antarpenerbangan yang aman?

A: Kalau beli tiket satuan, saya sih ngasih jarak minimal 3,5 jam antara penerbangan satu dengan lainnya, apalagi kalau bawa bagasi. Karena antrian imigrasi di KLIA2 ini cukup panjang. Tiga setengah jam ini waktu yang paling minimal yaaa, dengan catatan pesawatnya ga delay.

Hitungannya gini. Dari turun pesawat ke imigrasi, sekitar 20 menit. Antri imigrasi, paling cepet 20 menit. Keluar nunggu bagasi, 20 menit lagi. Itu udah sejam. Lalu keluar check in lagi, mesti antri lagi.  Itu hitungan minimal ya, bisa jadi lebih kalau imigrasinya antri parah.

 

Q: Kalau saya transit dan mau jalan-jalan ke Kuala Lumpur, bisa ga?

A: Bisa kalau cukup waktunya. Kalau menurut saya, minimal 8 jam baru bisa jalan-jalan ke KL. Jarak dari KLIA ke KL lumayan jauh, sekitar 45 menit-1 jam. Belum lagi waktu untuk cari bus, antri imigrasi, titip barang (kalau pakai bagasi). Ada sih alternatif naik kereta cepat, tapi menurut saya sih ga worth it kalau habisin uang segitu cuma hanya mau lihat Petronas.

Baca Juga: Cara Menuju Kuala Lumpur dari KLIA 2

Q: Kalau saya transit dan mau jalan-jalan ke Kuala Lumpur, ada penitipan barang di KLIA?

A: Ada, harganya mulai dari 18 RM. Lokasi lengkapnya bisa lihat di http://www.klia2.info/about-klia2/facilities/luggage-storage-and-locker ya. Di KL Sentral juga ada penitipan barang, bentuknya loker juga dengan harga yang sama dengan harga di KLIA. Saran saya sih, mending titip di KLIA aja supaya ga ribet ketika naik bus/kereta.

Q: Kalau saya transit dan mau jalan-jalan ke Kuala Lumpur, naik apa ya enaknya?

A: Ada pilihan naik bus, kereta, dan grab. Lebih lengkapnya bisa cek di tulisan saya soal Cara Menuju Kuala Lumpur dari KLIA 2.

Q: Kalau saya turun di KLIA2 dan penerbangan selanjutnya ada di KLIA, bagaimana caranya?

A: Ini beda bandara, jadi mau ga mau harus keluar imigrasi dan kemudian naik kereta express ke KLIA. Harganya cuma 2 RM dan waktu menuju ke sana hanya 5 menit. Jadwalnya bisa dilihat di SINI

 

 

Advertisements

13 thoughts on “Q & A Soal Transit di KLIA

      1. Multazam Abubakar

        Halo, mbak..
        Saya berencana ke KL dan Singapore pekan depan.
        Rute saya naik pesawat ke KLIA2 trus langsung lanjut naik bus ke Johor Bahru.
        Saya mau tanya..
        Sebaiknya saya pesan bus berapa lama setelah waktu kedatangan?
        Trus kalo misalnya pesawat delay dan saya ketinggalan bus (naudzubillah) apakah tiket bus saya bisa direschedule?

        Terima kasih sebelumnya, mbak..

        Like

        1. rahma

          Saran saya sih langsung beli on the spot aja Mas, banyak busnya. Apalagi kalau nggak buru-buru, soalnya setau saya, bus yang dibeli dengan jam tertentu nggak bisa direshedule.

          Kalau beli on the spot, ga was-was ketinggalan bus, walau kerugiannya harganya biasanya lebih mahal daripada booking online (di esybook.com atau redbus.com suka ada diskon).

          Tapi kalau mau beli online juga, spare waktunya dilebihin minimal dua jam deh dari jam kedatangan. Pertama, antrian imigrasi KLIA2 lumayan panjang belum lagi jalan ke luar dan ambil bagasi (kalau ada). Yang kedua, antisipasi Airasia delay (walaupun selama ini saya naik AA belum pernah delay lama kecuali ada force majeur atau cuaca ga baik).

          Like

  1. Pingback: Transit di KLIA 2, Mesti Ngapain? – Jilbab Backpacker

  2. Yaya

    Hai Mbak, aku mau nanya nih, kan aku Transit di KLIA2 tapi tiketnya tidak fly thru dan aku juga tidak membawa bagasi, jarak waktu transitku cuma 3 jam 40 menit.

    Aku berencana check in online dan print boarding pas untung langsung masuk ke area transit, tapi seperti kata Mbak di penjelasan di atas jika peraturan tidak berubah hal ini dapat dilakukan.
    Yang mau aku tanyakan untuk jaga-jaga jika aku harus keluar imigrasi dan check in ulang, apakah jarak dari keluar imigrasi ke departure hall cukup jauh atau berdekatan?

    Terima kasih sebelumnya Mbak 🙂

    Like

    1. rahma

      3 jam 40 menit insyaAllah cukup Mbak, meski harus keluar imigrasi dulu. Tapi, kalau masih ragu, usahin begitu keluar dari pesawat, jalannya cepat, jgn mampir ke kamar mandi dulu ;D. Jarak dari turun pesawat ke imigrasi lumayan jauh.

      Jarak dari keluar imigrasi ke departure hall ga jauh cuma beda lantai aja (arrival hall di lt 2 dan departure hall lt3). Tapi bagi yg baru pertama kali bisa jadi membingungkan krn banyaaaak bgt orang seliweran.

      Like

  3. HANSEN

    Mbak / Mas, mau nanya..kalau tiket saya fly thru dari Medan ke Taiwan, transit bermalam (16 jam) di KLIA 2, apakah saya diperbolehkan nginap di luar airport, tanpa mengeluarkan bagasi ? Apakah keluar nginap harus melalui proses imigrasi (pengecap an pasport?). Terimakasih

    Like

    1. rahma

      Boleh. Kalau keluar airport tentu mesti cap imigrasi. Masuk lagi cap imigrasi lagi.

      Btw, emang nama saya ga kayak nama perempuan ya? Masih ditanya Mas apa Mbak. Sedih…😂😂😭😭

      Like

      1. HANSEN

        Terimakasih mbak…atas jawabannya…soalnya kalau nginap di airport harganya mahal sekali…tidak cocok untuk backpacker seperti saya…

        Like

  4. Zalella Ella

    Hai mbak mau nanya nich
    Penerbangan dari macao ke Surabaya transit Klia 2 makan waktu di bawah 3 jam
    Apa hrs hrs kluar imigrasi atau tidak
    Dan bagasi apa langsung di negara tujuan
    Booking ticket saya Flythru
    Maaf soalnya baru pertama kali mau transit K L

    Like

    1. rahma

      Hallo mbak, mbak nggak perlu keluar imigrasi lagi.

      Lebih lengkapnya udah ada di tulisan di saya di atas, yang pertanyaannya: ” apa untungnya pake flythru”

      Like

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s