Setahun Bersama Asus Zenfone Max

Di awal 2016 lalu, tim Asus memberi saya kesempatan untuk menjajal sebuah ponsel terbaru mereka, Asus Zenfone Max Z010D. Sebenarnya, ada dua pilihan saat itu, Asus Zenfone Max atau Asus Zenfone Selfie. Setelah mempertimbangkan banyak hal, akhirnya saya memilih Asus Zenfone Max saja.

Nah, setelah hampir setahun lamanya, ponsel ini masih setia menjadi pendamping saya. Bagaimana pengalaman saya. Sesuaikah dengan klaim mereka?

P_setting_fff_1_90_end_600.png
Sumber: asus

Baterainya Tahan Lama?

Saya nggak ngerti spesifikasi sebuah ponsel karena saya bukan gadget freak. Tapi sewaktu diluncurkan, Asus mengklaim bahwa baterai ponsel ini dapat bertahan hingga 2 hari, tanpa perlu dicharge lagi. Wow wow wow

Itu karena baterai yang digunakan di ponsel ini memiliki kapasitas sebesar 5.000mAH.  Daya tahan inilah yang menyebabkan akhirnya saya memilih ponsel ini dibanding Asus Zenfone Selfie, karena saya memang butuh baterai yang tahan lama saat travelling.

Dua hari ga perlu ngecharge, siapa yang ga mupeng. Ga perlu nyari starbuck buat numpang ngecharge kaan…

Nah, di awal saya menggunakannya, baterainya memang dapat dipakai hingga 2 hari sesuai klaim mereka. Sekarang ini, setahun kemudian, daya tahan baterainya berkurang. Baterai milik Asus ini hanya bertahan sehari penuh. Saya perlu menchargenya sehari sekali di malam hari.

Wajar sih, karena saya tipe orang yang sembrono menjaga baterai. Asal banget charge cabut, charge ponsel sampai ketiduran, dan lain sebagainya.

Tapi dari pengalaman saya memakai ponsel lain sebelumnya, dengan kebiasaan yang sama tentunya, baterai ponsel Asus Zenfone Max ini tergolong awet lho. Ponsel lainnya milik saya itu, kalau sudah setahun lebih, pasti mesti beli baterai baru.

Jika di jalan dan indikator baterai sudah  berwarna merah pun, saya masih tenang. Tak khawatir. Karena saya masih punya cukup waktu untuk mencari tempat untuk men-charge ponsel saya ini. Masih bisa pesen gojek juga!

Beda dengan teman saya yang pakai ponsel lain. Kalau indikatornya merah, dia langsung panik karena artinya sebentar lagi ponsel akan mati.

04_go_everywhere

Oiya, ponsel ini sebenarnya bisa berfungsi juga sebagai powerbank, yang bisa mengisi daya ponsel lainnya melalui kabel OTG. (Kabel OTG ini disertakan juga di boks). Tapi saya sih jarang pakai fitur ini, sayang ah daya baterai saya diambil orang. Pelit emang…

Ponselnya Tipis Tapi Berat

Sayangnya, karena baterai yang besar ini, bobot ponsel ini jadi cukup berat, hingga mencapai 200 gram. Cukup berat jika dibandingkan dengan Asus Zenfone Selfie atau Asus tipe yang lain. Bobot berat ini menyebabkan tangan saya suka pegal dan gemetar kalau harus selfie terlalu banyak. Tapi karena saya tipe yang tak suka banyak selfie, bobot yang cukup berat ini tak terlalu jadi masalah buat saya.

Baca Juga: Asus Powerbank yang Pas untuk Plesiran

Kamera yang Oke

Walaupun akhirnya saya tak memilih Asus Zenfone Selfie yang punya kamera depan cukup lumayan, namun saya cukup puas dengan kamera pada Asus Zenfone Max ini. Ponsel ini punya kamera depan 5MP dan kamera belakang 13 MP, serta bukaan f/2.0. Oke punya…

Karena kamera yang lumayan ini, saya beberapa kali pergi travelling tanpa bawa kamera mirrorless saya. Cukup bawa ponsel ini aja. Misalnya waktu saya ke Manila sebulan lalu, saya cuma bawa ini dan dompet ke manapun.

Ini beberapa hasil foto saya dengan kamera Zenfone Max (note: foto mentah dan belum diedit).

DSCF7555.JPG
Di malam hari lumayan jelas walaupun agak noise dan blur kalau di-zoom
DSCF1340.JPG
Ini fotonya pake tripod yaa…
P_20161001_084425
Warnanya lumayan kontras

p_20171114_162604-e1543473100911.jpg

 

Sejauh ini saya puas sih pakai Zenfone Max ini, tapi kalau ada handphone Asus yang baterainya tahan lama, kameranya lebih oke dan bobotnya lebih ringan, saya mungkin akan ganti dengan yang itu. Semoga Asus ngeluarin Zenfone Max seri begitu yaa…


SPESIFIKASI ASUS ZENFONE MAX

Body
  • Dimensi : 77.5 x 156 x 10.55 mm / 202 g
  • Warna : Black, White
  • Type :  IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors
  • Size : 5.5 inches 720 x 1280 pixels (~267 ppi pixel density)
  • Type : Corning® Gorilla Glass 4
Memory
  • Card slot : microSD, up to 64 GB (dedicated slot)
  • Internal : 16 GB / 32 GB with 2 GB RAM
Kamera
  • Primary : 13 MP, f/2.0, laser autofocus, dual-LED (dual tone) flash
  • Features :  Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR, Video 1080p@30fps
  • Secondary : 5 MP, f/2.0, Autofocus, Wide View, Pixel Master, HDR
Platform
  • Os : Android OS, v5.0 (Lollipop), planned upgrade to v6.0 (Marshmallow)
  • UI :  ASUS ZenUI 2.0
  • Chipset : Qualcomm MSM8916
  • CPU : Quad-core 1.2 GHz Cortex-A53
  • GPU : Adreno 306
  • Baterai : Non-Removable 5000 mAh Li-Polymer
Fitur Lain
  • SIM : Dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by)
  • Internet : 4G LTE Cat4 UL 50 / DL 150 Mbps, HSPA+ 42/5.76 Mbps
  • WLAN : Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot
  • Bluetooth : v4.0, A2DP, EDR
  • GPS : Yes, with A-GPS, GLONASS & BDS
  • Radio : FM radio
  • USB : microUSB v2.0
  • Sensor : Accelerator, E-Compass, Proximity, Ambient Light Sensor, Hall Senso

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s