4 Tempat Wisata di Singapura yang Jarang dikunjungi Turis Indonesia

Gara-gara ada teman saya yang ingin jalan-jalan lagi ke Singapura, dan minta itenerary, saya jadi ingat ingin menulis ini. Ya, ini adalah beberapa tempat wisata di Singapura yang jarang atau bahkan tak pernah masuk lis orang-orang Indonesia yang jalan-jalan ke Singapura. Saya pun baru tau soal ini pada saat kunjungan ke sekian kalinya.

Handerson Wave Bridge 

sumber: http://www.yoursingapore.com

Sesuai namanya, Handerson Wave ini adalah jembatan yang bentuknya mirip dengan gelombang. Meliuk-liuk. Terbuat dari paduan besi dan kayu, jembatan ini membentang sekitar 27m meter di atas hutan kota di Mount Faber. Hindari mengunjungi tempat ini di siang hari karena cuaca yang cukup panas. Waktu yang terbaik adalah di sore hari, menjelang sunset, dan malam hari karena jembatan ini akan makin indah berhiaskan cahaya lampu-lampu.
Cara menuju ke sini: MRT ke Redhill Stasiun, lalu lanjut dengan bus no 145 menuju Telok Belangah Rd (10 stops). Atau naik MRT ke Harbour Front dan menyebrang menuju Mt Faber.

Lau Pa Sat

Sumber: yoursingapore.com

Lau Pa Sat atau Telok Ayer Market ini adalah pusat kuliner yang terletak di sebuah gedung tua yang dibangun oleh Inggris pada tahun 1894. Anda bisa menikmati makanan sambil mengamati keindahan gedung bergaya Victoria dengan atap berupa lengkungan-lengkungan besi oktagonal yang khas. Makanan yang paling terkenal di Lau Pa Sat adalah satay (sate) yang mirip dengan sate Indonesia namun tanpa bumbu kacang.

Cara menuju ke sini: MRT ke Raffless Place Station, keluar di Exit 1.

Raffless Hotel

Hotel bintang 5 ini menjadi amat terkenal karena diinapi oleh William dan Kate Middleton saat kunjungan mereka ke Singapura di tahun 2012. Hotel ini memang kerap diinapi oleh keluarga Kerajaan Inggris dan pesohor dunia.

Hotel yang bergaya Victoria ini awalnya berupa rumah pribadi yang dibangun di tahun 1830. Lalu, di tahun 1890, grup pengusaha Armenian asal Persia Sarkies Brothes, membeli rumah ini dan menjadikannya hotel mewah.

Tak perlu menginap untuk melihat hotel ini. Pengunjung dipersilahkan masuk ke beberapa bagian hotel tanpa dipungut biaya. Dan jangan lupa untuk berfoto bersama doorman berpakaian ala sikh yang amat terkenal.

Cara menuju ke sini: MRT ke Raffless Place

Marina Barage

home-bg
sumber: barragecove.com.sg

Ini sebenarnya tempat yang sudah terkenal, namun entah mengapa jarang dikunjungi turis Indonesia. Marina Barage adalah reservoir (waduk) buatan yang dibuka sejak tahun 2008 lalu. Bentuk bangunannya cukup menarik, jika dilihat dari kejauhan, namun yang lebih menarik adalah lapangan terbuka beralaskan rumput hijau di atas bangunan. Saat sore dan pagi hari, di hari Sabtu Minggu, lapangan ini dipenuhi oleh masyarakat Singapura yang ingin berpiknik. Dari sini, Anda juga dapat melihat pemandangan ke arah Singapore River dan Singapore Flyer.

Cara menuju ke sini: MRT ke Marina Bay Station lalu lanjut dengan shuttle bus ke Marina Barrage.

Ada yang mau nambahin lis ini?

PS: Kalau mau contek itenerary ke Singapura yang pernah saya buat untuk teman saya yang mau jalan-jalan ke Singapura, lihat ini ya: Itenerary ke Singapura

4 thoughts on “4 Tempat Wisata di Singapura yang Jarang dikunjungi Turis Indonesia

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s