(Review) Lemongrass: Pilihan Baru Restoran Keluarga di Bogor

Untitled.png
Dok: Einsten and Associates

Kota Bogor yang mudah diakses dari Jakarta dapat menjadi pilihan untuk menghabiskan liburan akhir pekan Anda. Di sini bermunculan restoran-restoran baru dengan desain modern karya para arsitek Indonesia, salah satunya adalah Lemongrass yang dirancang oleh Leo Einstein.

Restoran ini dibuat dengan mengusung konsep tropical garden, terinspirasi dari keasrian hutan Raya Bogor yang ada di sekelilingnya. Sang arsitek memang berusaha memadukan unsur modern dengan kekayaan tropis yang diwujudkan lewat penggunaan material bernuansa alam, penggunaan warna-warna tropis yang kaya pada furnitur, serta layout restoran yang dibuat dengan konsep terbuka.

Terbuka memang konsep utama dari restoran seluas 1.300m2 ini. Desain dibuat agar unsur luar dapat tetap terasa di dalam ruangan. Hal ini terlihat dari dibuatnya backyard, area santap outdoor yang terbuka. Di area yang menjadi favorit pengunjung ini, termasuk saya, Anda dapat merasakan nikmatnya menyantap makanan yang lezat sambil memandang dan menikmati gemericik air dari reflecting pool serta menghirup kesegaran udara luar Bogor.

Untitled.png
Tempat duduk favorit saya. Tapi mesti reserve karena tempat ini jadi rebutan! Sumber foto:  Dok. Einsten and Associates

Area lainnya tak kalah menariknya, yakni area santap indoor dan area santap di lantai dua. Dua area ini, walaupun berada di ruangan, tetap memiliki atmosfer tropical garden yang kental.

Untitled 2.png
Ini juga keren.. Foto: Dok. Einsten and Associates

Pada ruang santap indoor di lantai satu terdapat mozaik yang menambat mata. Mozaik ini menjadi pembatas semu antara ruang santap indoor dengan ruang outdoor. Di lantai ini juga, terdapat dapur terbuka sehingga pengunjung bisa melihat proses pembuatan sajian di sana.

Lantai dua juga di-layout dengan konsep terbuka. Area indoor dirancang dengan lebih formal, sementara area outdoornya dibuat lebih santai dan kasual.

Makanan Favorit Saya:

Makanan di Lemongrass ini cukup bervariasi, dari mulai makanan tradisional hingga makanan peranakan ala kompitiam. Saya memesan jus kedondong, karena minuman ini memang minuman favorit saya. Rasanya yang segar pas dinikmati sambil bersantai di ruang luar. Selain itu, saya juga suka Lumpia Udang Kulit Tahu yang harganya Rp22.900. Saya juga memesan laksa Singapore dengan harga Rp35.900. Rasanya cukup lumayan, dan harganya tak terlalu mahal. Cocok untuk bersantai bersama keluarga.

Untitled 2.png
Lumpia udang kulit tahu

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s