(Review) Dua Aplikasi Offline Lumia yang Penting Saat Travelling

Gara-gara seorang kawan saya memakai Nokia Lumia ini ketika kami bertandang ke India, saya jadi jatuh cinta pada merek ini. Saya meminjam hp adik saya, nokia lumia 520, untuk saya bawa selama trip di Eropa kemarin ini. Ada dua aplikasi andalan saya di Nokia Lumia 520 ini yakni Nokia Here dan Translator. Nokia Here adalah aplikasi bawaan yang sudah tertanam di semua hp nokia, sementara translator saya download dari store-nya microsoft.

Nokia Here  

nokia

Map buatan nokia ini benar-benar cocok buat traveler yang tak punya akses internet dan hanya mengandalkan jaringan wifi, seperti saya. Aplikasi bawaan ini memungkinkan saya membaca peta, mencari arah secara offline, tanpa perlu jaringan internet. Yang harus saya lakukan adalah mendownload peta wilayah yang saya tuju ketika masih berada di Indonesia. Misalnya, trip saya kali ini melewati Amsterdam, Brussel, Paris, Luzern, dan Milan. Maka saat di Indonesia, saya sudah download peta di tempat-tempat itu. Begitu sampai di tujuan, saya tinggal matikan jaringan internet, atau gunakan flight mode, lalu tinggal jalankan aplikasi ini. Nokia here secara otomatis akan membaca di mana saya berada. Ada titik hijau yang menandakan lokasi saya dan akan bergerak sesuai dengan arah gerak saya.

Nokia here ini bisa juga menavigasi saya menuju tempat yang saya cari. Caranya sama dengan maps lain, tinggal search tempat yang dituju, lalu klik tombol directon, dan secara otomatis dia akan mengarahkan saya ke sana. Sayangnya, tak semua jenis moda transportasil terbaca olehnya. Di Eropa sini, yang terbaca hanyalah jaringan kereta, tram, ataupun metro. Sementara bus, yang beberapa kali sempat jadi pilihan saya, tak bisa terbaca.

Nokia here juga bisa menandai tempat tujuan, bahkan sebelum saya sampai ke negara tersebut. Caranya, tinggal search, setelah ketemu saya tinggal mengklik tombol bintang yang ada di bagian bawah, dan tempat itu pun tertandai dengan logo bintang. Dengan begini, saya tak perlu repot mencari lagi lokasi-lokasi yang saya ingin datangi.

Kenapa bisa secanggih ini? Menurut yang saya baca dari internet, hal ini dimungkinkan karena nokia lumia 520 ini punya 2 jenis gps, yakni A-GPS dan A-Glonass. A GPS adalah GPS buatan Amerika yang punya 31 satelit di dunia, sementara Glonass adalah GPS buatan Rusia yang entah punya berapa satelit. Jika di satu lokasi A-GPS tak terbaca, maka secara otomatis A Glonass akan mengganti kekosongan itu.

Aplikasi ini sebenarnya sudah ada di Playstore dan bisa didownload di Android. Saya sudah melakukannya. Namun ia tak bekerja dengan baik di hp LG Prolite milik saya. Mungkin karena hp saya ini tak punya GPS secanggih lumia, atau mungkin juga karena aplikasi ini memang lebih cocok untuk handphone berbasis microsoft. Entahlah, saya tak mengerti soal itu.

Translator

DSCF8060

Satu lagi aplikasi andalan saya ketika berpergian ke beberapa negara Eropa kemarin adalah Translator. Aplikasi ini bisa menerjemahkan kata-kata dalam bahasa asing ke dalam bahasa lain, sesuai keinginan kita. Lagi-lagi, bisa digunakan secara offline, asal sudah mendownload kamus bahasa yang diinginkan sebelumnya. Karena belum ada bahasa Indonesia, maka saya hanya mendownload bahasa Perancis dan Italia. Bahasa Inggris sudah otomatis ada di aplikasinya.

Cara pakainya gampang. Ada 3 pilihan cara transalasi, melalui suara, tulisan, atau kamera. Jika pilih jenis suara, maka aplikasi ini akan mendengarkan suara yang ditangkap, lalu menerjemahkannya ke bahasa yang diinginkan. Sayangnya, jika orang yang diajak bicara terlalu cepat atau pelafalanya tak jelas, si translator ini akan kesulitan menerjemahkannya.

Jenis lainnya adalah tulisan. Tinggal tulis, lalu si translator akan membaca tulisan tersebut dan menerjemahkannya. Saya tak sempat mencoba jenis ini karena menurut saya repot kalau saya mesti menulis kembali tulisan yang ada di depan saya. Dibaca saja susah, apalagi tulisan itu mesti saya tulis ulang. Tapi ini bisa berguna sekali kalau kita mau bertanya ke orang lain. Tinggal ketik kalimatnya, lterjemahkan, dan unjukkan kepada orang tersebut.

Jenis terakhir, yang beberapa kali saya pakai adalah translate melalui kamera. Kalau ada kata-kata aneh, tingga arahkan kamera hp ke sana, dan fitur ini akan otomatis membaca dan menerjemahkan kata-kata tersebut.

Selain dua aplikasi ini, ada beberapa aplikasi android lain yang kerap saya pakai ketika travelling. Saya share lain kali yaa…

Tulisan ini telah dimuat di Infokomputer.com http://www.infokomputer.com/2015/10/fitur/dua-aplikasi-offline-yang-penting-untuk-traveling/

7 thoughts on “(Review) Dua Aplikasi Offline Lumia yang Penting Saat Travelling

  1. Pingback: Dua Aplikasi Offline yang Penting untuk Traveling | InfoKomputer Online

  2. hendrik

    nice share mba. boleh tahu aplikasi translatornya apa dapat digunakan di hp android? apa nama aplikasi dan developernya. trims

  3. rahma

    Halo Hendrik, makasih sudah mampir
    Ini aplikasi yang ada di produk lumia aja. Tapi saya pakai aplikasi sejenis (bawaan juga) di HP LG saya. Namun yang lumia ini lebih akurat.

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s