Antara India dan Saya (2)

Entah kenapa, lelaki India suka sekali pada wanita yang tak langsing, seperti saya.

“Awak mahu makan ape?”
“Teh tarik dan sambosa, Pak Cik.”

Saya selalu makan makanan ini kalau sedang berada di daerah KL Central. Di sana ada rumah makan India yang cukup enak dan murah.

Tak lama, empat buah sambosa dan dua gelas teh tarik saya datang, diantarkan oleh seorang pelayan India bertubuh gempal. Sambil meletakkan makanan di meja saya, dia berkata, “Malaysia, Indonesia?”

Saya bilang, saya orang Indonesia, tapi kawan saya orang asli Malaysia. Si pelayan tertawa, memperlihatkan giginya yg tak rata. “Indonesia, bagus…bagus. Bila you tiba?”

Belum sempat saya menjawabnya karena masih harus mencerna bahasa Melayunya yang membingungkan, si pelayan berkata lagi “You tahu Datuk Siti Nurhaliza? You mirip dia. I like Datuk Siti”

Apaaaaa???

Teh tarik yang saya minum nyaris muncrat keluar mulut saya. Saya tertawa aneh, melirik teman saya yang tampaknya juga sedang mati-matian berusaha menahan tawanya.

Saya melongo. Bingung.  Baru kali ini ada yang bilang saya mirip penyanyi Malaysia yang terkenal itu. Saya harus tersanjung atau malah tersinggung, ya?

2 thoughts on “Antara India dan Saya (2)

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s