Mengajukan Visa Dubai

Dalam perjalanan saya ke Turki Mei kemarin, saya menyempatkan diri mampir di Dubai. Transit sebenarnya, karena saya menggunakan maskapai milik UEA, Emirates. Saat membeli tiket, ada beberapa pilihan waktu transit di Dubai—yakni 3 jam, 7 jam, 17 jam dan 20 jam. Saya memilih waktu transit 17 jam agar bisa berkeliling Dubai dahulu. Saya pikir, karena waktu transit saya di atas 8 jam, saya akan mendapatkan fasilitas transit gratis di Dubai. Ternyata tidak. Fasilitas transit gratis itu memang berlaku bagi penerbangan yang waktu transitnya di atas 8 jam, asalkan tidak ada waktu transit yang lebih pendek. Nah, di kasus saya, ada waktu transit yang hanya 3 jam, makanya fasilitas itu tidak saya dapatkan.

Alhasil, saya harus mengurus visa sendiri dan mencari akomodasi sendiri. Deg-degan. Dubai sebenarnya bukan negara yang sulit ditembus turis asing, tapi barusan saja saya dapat kabar ada rekan miliser backpackerdunia yang visa Dubainya ditolak, padahal dia menggunakan Emirates, paspornya penuh, dan tinggal di Eropa. Sementara, paspor saya “baru” alias masih kosong. Paspor lama saya, yang sudah terisi cukup banyak visa, hilang. Ya sudahlah, pikir saya. Whatever will be lah ya. Kalau visa tak berhasil, ya, saya terpaksa menghabiskan waktu 17 jam di bandara. Terpaksa…

Empat hari sebelum keberangkatan, saya meng-apply visa via website Emirates. Mepet memang, tapi bagaimana lagi. Saya baru tahu tidak mendapat fasilitas itu sehari sebelumnya. Untung juga saya naik Emirates karena bagi penumpang Emirates, ada layanan visa online. Tinggal masuk ke webnya, masuk ke manage my booking, apply visa dan mengikuti petunjuknya. Gampang. Saya hanya perlu men-scan beberapa dokumen yang diminta seperti paspor, surat keterangan kerja, pas foto, dan sebagainya. Alhamdulillah, dalam waktu hanya 3 jam,  visa saya di-approve. Kaget juga saya, tak menyangka secepat itu. Saya apply Selasa malam, Rabu pagi saya sudah terima imel yang menyatakan visa saya disetujui. Padahal, saya tidak menyertakan bukti akomodasi, karena saya lupa meng-attach-nya:D Oya, visa biasanya jadi dalam waktu 3-4 hari kerja. Dan perlu diingat, hari libur mereka adalah hari Jumat, bukan hari Minggu.

Visa yang saya terima bentuknya seperti kertas lembaran. Kertas ini nantinya harus diprint dan dibawa.

10 thoughts on “Mengajukan Visa Dubai

  1. tya

    Assalamualaikum mbak.
    Mau tanya bikin visa di website emirates biaya totalnya brp?
    Mbak tau paket dubai stop over dr emirates g? Yg beli visa di emirates gratis penginapan dan shuttle bus bandara gratis cm bayar mulai dr 45dollar??
    Saya pengen nyoba itu tp bingung gmn bikinnya? Sapatau mbak punya info

    1. rahma

      Alaikumsalam Tya,
      Waktu itu biayanya 69 dolar (termasuk pajak). Waktu itu (dolar rate-nya 11ribu), harganya jadi lebih murah ketimbang apply visa di VFS di Jakarta.

      Nah, waktu itu aku juga pengen beli visa stopover yg 45 itu, tapi dia ternyata on arrival dan harganya belum tentu dapat yang 45 dolar (tertulis “mulai dari 45 dolar”). Sempet nanya sana-sini, ternyata ada yang malah kena 100 dolar. Daripada gambling, dan emang waktuku mepet banget, akhirnya aku putusin aja untuk bayar visa. Tapi kalau bisa dapet ini, murah banget, 45 dolar udah termasuk visa, hotel, dan transfer ke hotel.

  2. Laras

    Mbak mau nanya kalau saya ibu rumah tangga mesti attach surat kerjaan jugak? Kalau gak pke kira2 dapet visa ga ya mba?

  3. rahma

    Perginya sama suami Bu? Kalau iya, pake nama suami aja..biasanya di form visa ada pilihan, dana di sana ditanggung siapa. Kalau ama suami, tulis aja ditanggung suami, lalu yg pake surat pengantar ya suami.

  4. nabila

    mba, dokumen yg harus di attach kalau apply visa online melalui emirates apa2 aja ya? saya mau apply visa, ini pertama x. dan urus sendiri. saya sendiri tinggal di medan jd susah utk mengurus lgsg ke jkt. rada takut ditolak:( kan harus beli tiket pp emirates dulu, nnt kalo ditolak rugi besar hufff

    1. rahma

      Hai Nabila, dokumen yang mesti diattach yakni paspor, surat keterangan kerja, pasfoto, bukti bookingan hotel. Saya lupa bukti rekening mesti disertakan atau enggak, tapi kayaknya sih enggak.
      Kalau apply via web emirates ini, mesti booking tiketnya dulu, karena fasilitas ini bisa diakses lewat fitur my booking. Kalau belum beli, ya mesti apply lewat jalur biasa. Tapi kabarnyaa, kalau via web emirates ini hampir pasti visanya dikabulkan, karena ini salah satu bentuk compliment karena kita naik pesawatnya mereka. Asal syarat visanya terpenuhi yaa….

      Tapi kalau takut ditolak, pake jasa travel agen aja, Biasanya mereka bisa bookingin tiket pesawat tanpa mesti issued tiket. Coba cari-cari info agen yang di Medan yang bisa begini.

      Semoga berhasil apply visanya.

  5. vivie

    Assalamualaikum mba saya mau tanya, kira2 kalau waktu booking hotelnya gak singkron dengan waktu saya sampai di sana gimana itu ya. Misal saya nyampe dubai tgl 7. Saya keburu booking hotel tgl 9. takut begituuu. Apa kalo ke travel atau di emirates ini sendiri bisa sekalian minta tolong bookingin hotel ga ya sebelum akhirnya urus visa. Terima kasih mbak mohon jawabannya

    1. rahma

      Walaikumsalam Mbak Vivie,
      Sebaiknya sih booking ulang hotel sesuai jadwal kedatangan. Bisa lewat situs booking.com, tapi cari hotel yang refundable dan free charge of cancel. Begitu visa diaprove, lgsg cancel hotelnya.
      Kalau Mbak Vivie bikin visanya lewat travel, biasanya mrk bisa juga membantu buking hotel untuk visa. Tapi pasti ada tambahan biaya. Kalau lewat web emirates pasti ga bisa karena ini website resmi maskapainya…

      Semoga berhasil apply visanya…

  6. Nova

    Ass..w.w
    Mba mau nanya dong, sy mau ke iraq untuk mengunjungi kakak bulan depan. dan rencana nya saya akan transit di dubai, saya berencana tidak akan kemana mana selama transit alias menunggu di bandara sampai jam keberangkatan saya ke iraq tiba (saya pakai etihad dari jakarta dan flydubai untuk ke iraq).pertanyaan nya apakah juga perlu visa jika hanya sekedar transit tanpa keluar dari bandara? Syukran alaikum mba…

    Wass…w.w

    1. rahma

      Halo Mbak, maaf baru lihat pertanyaannya. Setahu aku, kalau penerbangannya beda, harus pakai transit visa mbak karena pasti keluar dulu dari imigrasi. Kecuali penerbangannya beda karena mereka kerjasama, misalnya, belinya di etihad tapi untuk ke iraq, etihad menyerahkannya ke Flydubai, baru ini nggak perlu visa.

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s