Pelesiran Bangkok-Chiang Mai-Chiang Rai (part 5): CM Blue House

Bus malam Bangkok-Chiang Mai yang saya dan kawan-kawan tumpangi sampai di Arcade Bus Station pukul 5.30 pagi. Karena masih terlalu pagi, kami menunggu sebentar hingga matahari muncul, baru bergerak ke arah hostel kami.

Sambil menunggu, saya berkeliling di stasiun bus terbesar di Chiang Mai ini. Ternyata, stasiun bus ini punya dua bangunan yang letaknya berseberangan: terminal 2 dan terminal 3. Selain ada loket-loket berbagai perusahaan bus, di sini ada pula minimarket, kursi pijat, dan tempat penitipan tas. Kami menggunakan penitipan tas ini di hari terakhir, saat harus bertolak ke Chiang Rai. Penitipan tas ini dekat dengan kamar mandi, di ujung terminal 2. Saya lupa berapa harga penitipan satu tas, yang saya ingat hanyalah tas-tas ini akan dimasukkan ke sebuah ruang, lalu ditumpuk bersama tas-tas dan barang-barang lainnya. Saya jadi teringat piring-piring dan panci yang ditaruh ibu saya di gudang dekat dapur. Mirip lah…

Arcade stasiun ini juga menyimpan cerita tersendiri bagi saya, karena di sinilah paspor tercinta saya hilang. (baca: When I Lost my Passport).

SONY DSC

Songthaew, The Red Taxi

Kami memilih CM Blue House Hostel, yang letaknya di dalam kota lama Chiang Mai. Hostel ini direkomendasikan oleh adik saya yang pernah menginap di sana. Katanya, si pemiliknya baik, enak ditanya-tanyai, hostelnya murah dan letaknya strategis, dan berbagai kelebihan lainnya. Daripada saya harus cari hostel lain, saya menuruti rekomen ini.

Untuk menuju hostel, kami menggunakan songthaew. Ketika imel-imelan dengan Dave, pemilik hostel, ia bilang “take a red taxi”. Saya pikir, bentuknya akan seperti taksi di Jakarta, sedan dan berwarna merah. Ternyata, bukan sedan yang saya temukan, melainkan perpaduan antara mikrolet dan bemo!

P1390817
Red Taxi alias Songthaew

Songthaew ini adalah angkutan umum masyarakat Chiang Mai. Bagian depannya seperti mikrolet, tapi bagian belakangnya mirip bemo. Naiknya pun seperti bemo, duduknya berhadap-hadapan. Satu mobil bisa diisi 6-8 orang. Harga sekali naik sekitar 20bath (untuk di dalam kota), dan 30 bath kalau ke luar kota. Nah, bus stasiun ini hitungannya luar kota. Harga normalnya, sekitar 30 bath/ orang. Tapi berhubung saya malas bergabung dengan orang lain, saya menyewa satu songthaew dengan harga 200 bath (untuk 5 orang).

Menurut Dave, harga yang saya dapatkan cukup wajar. Turis memang akan dikenakan harga yang lebih mahal, jadi ia selalu berpesan untuk melakukan tawar menawar sebelum menyetujui harga yang ditawarkan. Tapi untungnya, saya tak pernah mendapat harga yang terlampau tinggi. Modalnya cuma satu: tawar serendah-rendahnya, macam emak-emak di pasar itu lah..

CM Blue House ini letaknya di sebuah gang yang cukup ramai. Di ujung gang terdapat Somphet Market, pasar tradisional yang menjual aneka buah yang menggiurkan. Bagaimana tak tergiur kalau buah-buahan yang dijajakan besar-besar dan terlihat segar. Beda banget dengan buah-buahan yang ada di pasar kaget di dekat rumah saya!

Di gang ini juga terdapat banyak cafe-cafe yang tampangnya menggiurkan. Setiap lewat cafe-cafe itu, kami berjanji akan mampir dan ngopi-ngopi cantik di sana. Tapi sayangnya, janji itu tak pernah kami tepati.

Bangunan Biru yang Asri

Seperti namanya, CM Blue House benar-benar berwarna biru. Bentuknya berupa bangunan panjang bertingkat 3. Di samping bangunan ini terdapat sebuah taman yang asri, dapur, dan restoran yang dikelilingi taman. Benar kata adik saya, di sini benar-benar asri.

P1390824
lorong di CM Blue House

Kami disambut oleh Dave, orang Perancis yang kemudian tinggal di Chiang Mai dan mendirikan blue house bersama “pacar”nya, orang Perancis dan laki-laki. 😀

Kami menempati kamar di lantai 3. Karena ber-5, kami menyewa dua kamar. Satu kamar diisi berdua, dan satu kamar lagi diisi ber-3 dengan tambahan ekstra bed. Kamarnya lumayan besar, bersih, dilengkapi TV dan kipas angin. Kami memang memilih kamar non AC karena harganya lumayan murah. Lagipula, udara Chiang Mai cukup dingin. Tak perlulah AC.

Kekurangan tempat ini hanya satu, kami tak dapat sarapan dan harus membayar jika ingin meminta air panas.

CM Blue House

30/1 Moonmuang Rd, Soi 6, Chiang Mai.  T: (053) 418 512 

reservations@cmbluehouse.com

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s