Pasar Ubud

Karena lagi berada di Ubud, gue menyempatkan diri masuk ke Pasar Ubud, di seberang Puri Agung Ubud. Pasarnya mirip-mirip Sukowati, tapi lebih sempit dan atapnya pendek sehingga gue mesti sering menundukkan kepala. (Gimana si bule-bule yang tinggi itu ya?)

Lag-lagi, di sini gue nggak menemukan orang Indonesia sama sekali. Hanya gue, sehingga gue malah dikira orang Malaysia (selalu deh). Tapi gue maklum kenapa orang Indonesia males ke sini, selain tempatnya yang nggak nyaman–karena sempit dan pendek itu–, harga barang di sini ga kira-kira mahalnya. Dan susaaah banget nawarnya. Alhasil, gue ga mendapatkan apapun..

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s