Trik Agar Tak Disangka TKW

Assalamualaikum my sister, where do you wanna go?” sapa seorang pria berkulit hitam yang menegur saya ketika saya kebingungan membaca petunjuk jalan. Setelah saya jelaskan tempat tujuan saya, pria yang sebenarnya sedang terburu-buru itu menjelaskan panjang lebar kemana saya mesti melangkah.

Hmm… punya muka Indonesia dan menggunakan jilbab ternyata ada untung dan ruginya. Untungnya, ya seperti tadi. Saya banyak dibantu (untuk menunjukkan jalan) oleh penduduk Muslim di sini. Ruginya, saya sering disangka TKW dan diajak ngomong bahasa Jawa. Walah…sebagai anak Betawi tulen, jelas tak satu patah kata Jawa pun yang saya pahami.

Akhirnya, saya punya trik jitu supaya tidak disangka TKW lagi. Saya gantung kamera Canon G9 saya di leher dan saya pegang peta di tangan. Maksudnya biar saya lebih mirip turis, gitu. Cara ini ternyata berhasil. Tak satupun TKW yang menegur saya dalam bahasa Jawa lagi.

2 thoughts on “Trik Agar Tak Disangka TKW

  1. rahma, temen gw punya kasus yg sama. dia fotografer, pake canon EOS 50D disampirin di bahu..ee..tau tau ada mbak2 nyamperin temen gw, trus bilang ” wah mbak, enak banget ya kamu punya majikan baik, bole dipinjemin kamera”..temen gw langsung ngacirr..asem katanya…

Ada komen?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s